Sholat Idul Adha merupakan ibadah sunnah muakkad yang sangat dianjurkan bagi umat muslim pada hari raya kurban.

Pemahaman tentang niat dan tata cara yang tepat menjadi kunci kesempurnaan ibadah ini.

>>> J Trust Bank Luncurkan Tabungan Hijau untuk Restorasi Lingkungan

Niat pada dasarnya bertumpu di dalam hati, namun disunnahkan untuk diucapkan secara lisan. Berikut lafal niat sesuai posisi dalam sholat.

Niat Sholat Idul Adha

Untuk makmum: "Ushalli sunnatan li 'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala." Artinya: Aku niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta'ala.

Untuk imam: "Ushalli sunnatan li 'idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala." Artinya: Aku niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta'ala.

Untuk sholat sendiri (munfarid): "Ushalli sunnatan li 'idil adha rak'ataini lillahi ta'ala." Artinya: Aku niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala.

>>> Mojtaba Khamenei: Timur Tengah Tak Lagi Jadi Tameng Pangkalan Militer AS

Tata Cara Takbir

Sholat Idul Adha memiliki perbedaan dengan sholat fardu, terutama pada jumlah takbir. Pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram dan doa iftitah, dilakukan takbir sebanyak 7 kali.

Di sela-sela takbir, disunnahkan membaca tasbih: "Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar."

Pada rakaat kedua, setelah berdiri dari sujud, takbir dilakukan sebanyak 5 kali sebelum membaca Al-Fatihah.

>>> Microsoft dan Alunjiva Indonesia Dorong Literasi AI Inklusif Lewat Program EQUAL

Sholat Idul Adha dilaksanakan secara berjamaah tanpa azan dan iqamah. Rangkaian ibadah diakhiri dengan khutbah oleh khatib.