Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan koordinasi lintas instansi untuk mengusut dugaan eksploitasi dan prostitusi anak di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengonfirmasi langkah penelusuran informasi di lapangan pada Selasa (26/5).

>>> Bioskop Trans TV Malam Ini: Film Elysium Tayang Pukul 21.00 WIB

"Pemprov DKI Jakarta memandang sangat serius setiap dugaan eksploitasi dan prostitusi anak, termasuk yang viral di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat," kata Chico.

Penanganan kasus ini melibatkan Pemkot Jakarta Barat melalui Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) serta Suku Dinas Sosial yang telah diterjunkan ke lokasi.

Penyelidikan mendalam juga tengah berjalan di tingkat kepolisian melalui Polsek Tamansari.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan penerapan kebijakan tanpa toleransi terhadap segala bentuk eksploitasi seksual anak.

>>> IHSG Anjlok 1,23 Persen ke 6.130, Tertekan Geopolitik dan Profit Taking

Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta beserta jajaran terkait diinstruksikan untuk meningkatkan intensitas patroli dan monitoring di area Lokasari.

Guna memperkuat upaya hukum dan penindakan pidana, Pemprov DKI Jakarta mempererat komunikasi dengan Polres Metro Jakarta Barat serta Polda Metro Jaya.

"Kalau ditemukan bukti, tentu harus ada tindakan tegas. Perlindungan terhadap anak menjadi prioritas," ujar Chico.

Pemerintah daerah menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi perlindungan, pendampingan, hingga proses rehabilitasi bagi korban apabila ditemukan dalam perkara ini.

>>> PT Pertamina Hulu Energi Raih Tiga Penghargaan di IPA Convex 2026

Pemprov DKI Jakarta mengharapkan proses pengusutan berjalan secara menyeluruh demi menertibkan wilayah yang rawan terhadap praktik eksploitasi anak.