PT Solusi Sinergi Digital Tbk melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, meresmikan layanan IRA – Internet Rakyat di Regional Satu.

Wilayah yang mencakup Pulau Jawa, Maluku, dan Papua ini menjadi target awal perluasan akses internet fixed broadband.

>>> Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Premium Giva di Grand Wisata Bekasi

Layanan ini menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan tarif sekitar Rp100.000. Langkah ini bertujuan mempercepat pemerataan konektivitas digital nasional yang efisien dan terjangkau.

Infrastruktur jaringan didukung oleh lebih dari 550 site aktif dan 3.189 radio units per 26 Mei 2026.

Jaringan tersebut beroperasi di 82 kota dan kabupaten di ketiga wilayah.

Target Pemerataan Akses Digital

Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong, menyatakan bahwa IRA – Internet Rakyat adalah wujud komitmen menghadirkan internet fixed broadband berkualitas.

Menurutnya, akses internet kini menjadi kebutuhan dasar, bukan kemewahan.

>>> PT Palma Serasih Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp 113,1 Miliar untuk Tahun Buku 2025

Ia menambahkan bahwa peluncuran ini diharapkan menjembatani kesenjangan digital. Masyarakat di Jawa, Maluku, dan Papua dapat berpartisipasi lebih luas dalam ekonomi digital.

Shannedy juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan vendor teknologi, mitra lokal, dan funding partners. Dukungan tersebut memungkinkan percepatan pembangunan infrastruktur fixed broadband.

“Ketika akses digital terbuka secara merata, semakin banyak masyarakat yang dapat membuka opportunity baru,” ujarnya. Ia mengakui bahwa perjalanan menuju pemerataan digital tidak bisa dilakukan sendiri.

Ia optimistis pertumbuhan hampir 7% dapat tercapai dengan internet murah. Selain itu, penguatan infrastruktur digital dinilai penting untuk daya saing nasional.

>>> Mauricio Souza Beri Sinyal Perpisahan dengan Persija Jakarta

Pemerintah dan pelaku industri melihat perluasan ini sebagai momentum strategis. Opsi broadband murah menjadi solusi bagi wilayah dengan keterbatasan pilihan layanan internet.