Impian melihat mobil terbang melintasi langit Indonesia tampaknya masih membutuhkan waktu lama untuk terwujud. Sejumlah produsen asal China telah mengembangkan kendaraan ini melalui divisi khusus.

Salah satunya adalah Xpeng melalui divisi AeroHT.

>>> Cara Cek Desil NIK KTP Online Terbaru 2026: Syarat Tembus KIP & Bansos

Kendaraan bernama Xpeng X2 telah dipamerkan di ajang otomotif nasional dan menjalani uji terbang singkat di China, meski belum diproduksi massal.

Chief Executive Officer (CEO) Xpeng Indonesia, Iki Wibowo, memaparkan bahwa meluncurkan mobil terbang sebagai moda transportasi massal bukan perkara mudah.

Pihaknya belum dapat memastikan kapan kendaraan ini bisa mengudara di Indonesia.

"Mobil terbang kan ada road worthiness dan air worthiness, regulasi-regulasi itu lagi dipelajari semua. Kalau bisa fulfill regulasinya, why not?

Tapi at the moment, kita masih di tahap pelajari terus," ujar Iki Wibowo di Bogor, Jawa Barat.

Iki Wibowo juga belum bisa menjawab kemungkinan mobil terbang beroperasi di Indonesia dalam 5 hingga 10 tahun ke depan.

>>> Ratusan Ide Caption Idul Adha 2026: Aesthetic, Lucu, dan Menyentuh Hati

Hambatan utamanya adalah riset mendalam yang belum berjalan di pasar domestik.

"Belum indept (studinya di Indonesia), karena kita belum bawa unit sample untuk dicoba. Jadi belum (dalam waktu dekat) sih," tuturnya.

Meskipun kendaraan ini dilengkapi teknologi canggih, faktor kendali manusia tetap penting. Iki Wibowo menjelaskan operasional mobil terbang tidak sepenuhnya tanpa awak, melainkan tetap membutuhkan pengemudi di kabin.

"Saya juga dengar fiturnya bisa otonom, tapi dia kan arahnya nggak ke driverless. Tetap harus ada pengemudinya," ungkapnya.

"Contoh kayak kita punya fitur Xpilot 4.0, otonom tapi kita tetap harus pegang setirnya. Kalau nggak dipegang, dia nggak kirim reminder.

>>> Kumpulan Quotes Idul Adha 2026: Estetik, Menyentuh, dan Personal

Just to make sure ada orang di situ," kata dia menambahkan.