Pertandingan leg pertama final Torneo BetPlay 2026-1 antara Real Cartagena dan Envigado berakhir imbang 1-1 di Stadion Jaime Moron Leon, Senin (10/6).

Gol penyeimbang Envigado tercipta melalui titik penalti pada menit-menit akhir laga.

>>> New York Knicks Lolos ke Final NBA Usai Sapu Bersih Cleveland Cavaliers

Hasil imbang ini terjadi di tengah gelombang protes dari para pendukung tuan rumah.

Mereka memprotes lonjakan harga tiket pertandingan yang mencapai 100 persen untuk sebagian besar tribun stadion.

Kenaikan Harga Tiket

Manajemen klub menaikkan harga tiket tribun Barat Tinggi menjadi Rp155.000 dan Barat Rendah menjadi Rp115.000.

Sementara itu, tribun Timur dijual seharga Rp90.000, sedangkan tribun Utara dan Selatan tetap dijual Rp20.000 melalui aplikasi Fanki.

Jurnalis sekaligus pendukung Real Cartagena, Junior Castillo, mengkritik tajam kebijakan tersebut.

Ia menilai manajemen memanfaatkan momentum final pertama klub setelah 14 tahun di divisi kedua.

"Keputusan yang melawan kepentingan suporter, tidak populer, dan jelas memanfaatkan passion suporter untuk menetapkan harga berapa pun," ujar Castillo.

>>> Jadwal Lengkap MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello Akhir Mei

Meskipun terjadi lonjakan harga signifikan, seluruh tiket pertandingan habis terjual dalam 48 jam pertama setelah dirilis.

Hal itu dilaporkan oleh media lokal Pluralidad Z.

Penalti Kontroversial

Di dalam lapangan, pertandingan berjalan ketat hingga wasit Diego Ulloa menjatuhkan hukuman penalti.

Penalti diberikan akibat pelanggaran handsball yang dilakukan gelandang Real Cartagena, Didier Pino.

Keputusan tersebut sempat memicu perdebatan, namun wasit tetap teguh setelah mendapat konfirmasi dari video assistant referee (VAR).

Pemain muda Envigado, Miguel Marulanda, yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti, sukses mengecoh penjaga gawang Guillermo Gomez.

>>> Ganda Putri Indonesia Tersingkir di Babak Awal Singapore Open 2026

Skor imbang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.