Dunia kecantikan kembali bergeser ke arah tampilan yang lebih alami dan minimalis.

Setelah tren glass skin yang mengilap dan complexion matte sempurna, kini muncul gaya riasan baru bernama suede skin.

>>> Bakrie Brothers Rights Issue Rp4,76 Triliun, Ini Rincian Penggunaan Dana

Gaya ini diprediksi bakal mendominasi industri kecantikan dengan efek akhir yang berada di titik tengah: tidak terlalu berkilau namun juga tidak membuat kulit tampak kering.

Hasil akhir suede skin menampilkan kesan kulit yang lembut, halus, sehat, serta memantulkan cahaya secara alami seperti efek foto analog.

Istilah suede skin terinspirasi dari tekstur bahan suede atau kulit berbulu halus yang memberikan impresi lembut saat disentuh.

Efek velvety yang dihasilkan mampu menyamarkan tekstur asli wajah tanpa mematikan kilau alaminya.

Berbeda dengan glass skin yang sangat menonjolkan efek basah, tren baru ini justru membawa kilau yang lebih lembut dan redup.

Kulit wajah akan terlihat sehat dan terawat tanpa kesan menggunakan lapisan bedak tebal.

Pergeseran Formula Produk Kosmetik

Sejumlah produsen kecantikan kini mulai menyesuaikan formula produk mereka demi mendukung tampilan suede skin.

Beberapa produk yang mulai bermunculan antara lain foundation cair bertekstur silky dan blush mousse berwajah natural.

Bronzer cair berbobot ringan serta balm creamy multifungsi juga semakin diminati.

Formula kosmetik masa kini dirancang agar lebih fleksibel dan mudah diratakan hanya dengan menggunakan jari tangan.

Metode pengaplikasian yang simpel ini bertujuan agar riasan dapat menyatu secara sempurna dengan kulit.

>>> 10 Kejutan Terbesar Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Gaya ini sangat meminimalkan layering produk complexion secara berlebihan demi mempertahankan hasil akhir yang tipis.