>>> Jokowi Terima Tawaran Panglima Jilah Bermain Film Dayak Masa Lampau

That feeling of complicity with the audience is always an interesting note to play inside of this sort of larger structure.

You end up going, ‘Oh God, I don't know. Should he have had it better?

Did he deserve it?’ Those kinds of questions are always exciting to pose to the audience," ujar Sam Levinson.

Proses penyelesaian episode tersebut dilakukan di ruang mixing suara studio Warner Bros. , Burbank, beberapa pekan lalu sebelum penayangan perdana.

Levinson mengerjakan penyuntingan ini bersama istrinya, Ashley Levinson, serta editor Julio C. Perez IV.

Perez IV dikenal memiliki gaya penyuntingan yang dipengaruhi oleh musik metal dan ketertarikan pada budaya fringe yang ekstrem.

Kerja sama antara Levinson dan Perez IV telah berlangsung selama lebih dari delapan tahun.

"We met on a recut of Assassination Nation, which was a film I made in 2018.

We just got along really well, and worked really well," jelas Sam Levinson.

Perez IV mengonfirmasi bahwa kesamaan visi dalam mencintai dunia perfilman menjadi faktor utama kuatnya hubungan kerja profesional mereka.

>>> Jokowi Nyatakan Siap Berakting dalam Film Kolosal Dayak

Produksi musim ketiga Euphoria hampir seluruhnya dilakukan di Los Angeles, di tengah kekhawatiran industri perfilman Hollywood terhadap penurunan jumlah proyek yang syuting di kawasan tersebut.