Rencana penawaran umum perdana saham (IPO) RANS Entertainment santer terdengar di pasar modal Indonesia pada Senin (25/5/2026).

Perusahaan industri kreatif milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu dikabarkan tengah bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan taksiran valuasi mencapai Rp3 triliun.

>>> IHSG 26 Mei 2026 Dibuka Menguat, Saham Prajogo Pangestu Melonjak

Kabar ini mencuat setelah adanya sinyal dari otoritas bursa terkait masuknya perusahaan sektor kreatif dalam daftar tunggu pencatatan saham.

Target Dana IPO

Target penghimpunan dana dari aksi korporasi ini diproyeksikan berkisar antara US$30 juta hingga US$50 juta, atau setara Rp450 miliar sampai Rp885 miliar.

Pihak otoritas bursa memberikan indikasi mengenai kehadiran perusahaan dari industri kreatif tersebut saat ditemui di Gedung BEI.

"Oh ya, yang dari industri kreatif sepertinya ada di pipeline. Tapi nanti silakan detailnya dengan Pak Nyoman," ujar Jeffrey Hendrik, Pjs Direktur Utama BEI.

Pernyataan itu memperkuat spekulasi pasar mengenai kepastian RANS Entertainment untuk melantai di bursa, meskipun konfirmasi langsung secara spesifik belum diterbitkan.

>>> Sule Bantah Tudingan Lempar Skrip ke Wajah Kru TV

Langkah strategis ini dinilai penting bagi ekspansi bisnis perusahaan di tengah pertumbuhan industri hiburan digital nasional.

Pihak BEI menyatakan dukungan penuh terhadap ekspansi sektor ekonomi kreatif ke pasar modal demi memperluas variasi portofolio investasi bagi masyarakat.

"Kami mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

Dengan bertumbuhnya ekonomi kreatif, tentu akan baik buat bursa kita sehingga ada tambahan sektor atau industri yang pertumbuhannya juga baik," jelas Jeffrey Hendrik.

Dana segar yang didapatkan dari pasar modal nantinya berpotensi digunakan untuk memperkuat konten digital, memperluas lini bisnis, mengembangkan unit olahraga, hingga membuka peluang akuisisi baru.

>>> Kurs Rupiah 26 Mei 2026 Melemah Tipis ke Rp17.749 per Dolar AS

Hingga saat ini, manajemen RANS Entertainment belum mengumumkan jadwal resmi atau menerbitkan prospektus awal kepada publik.