Malut United harus puas finis di peringkat keenam klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.

Kepastian itu didapat setelah mereka kalah telak 1-7 dari Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada laga terakhir pekan lalu.

>>> Real Madrid Siapkan Siasat Barter Pemain Demi Jon Martin

Kekalahan besar ini membuat pencapaian Malut United musim ini menurun dibanding musim sebelumnya. Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu gagal mempertahankan posisi tiga besar.

Sepanjang musim, Malut United mengumpulkan 53 poin dari 15 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 11 kekalahan. Perolehan poin itu sama dengan Bhayangkara FC dan Dewa United.

Namun, regulasi head-to-head membuat Bhayangkara FC finis di peringkat kelima, sedangkan Dewa United harus puas di posisi ketujuh.

Malut United berada di antara keduanya.

Pelatih Hendri Susilo mengakui timnya banyak belajar musim ini. Ia yakin klub akan berbenah dan tampil lebih baik pada musim depan.

“Malut United memperoleh banyak pelajaran dan pengalaman berharga musim ini.

>>> Coritiba vs Bahia: Perebutan Posisi Empat Besar di Brasileirão

Saya yakin klub pasti akan berbenah dan menjadi lebih baik dalam segala aspek musim depan,” kata Hendri Susilo.

Pada laga kontra Borneo FC, Malut United tampil dengan skuad pincang. Banyak pemain pilar absen akibat cedera dan akumulasi kartu.

“Musim ini Malut United mengalami dinamika internal cukup mempengaruhi prestasi tim. Salah satu contohnya di laga terakhir ini.

Kami kehilangan banyak pemain pilar,” jelasnya.

Hendri Susilo menilai pasang surut performa adalah hal lumrah dalam kompetisi profesional. Ia tetap optimistis dengan masa depan tim.

“Manajemen sudah memberikan fasilitas terbaik. Tim pelatih dan para pemain juga telah berlatih dan tampil maksimal.

>>> New York Knicks Siap Rebut Tiket Final NBA Usai Ungguli Cleveland Cavaliers 3-0

Tapi hasil akhir tidak selalu sesuai harapan. Inilah sepak bola,” tuturnya.