PT HTG Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan aki mobil merek Varta yang signifikan. Dalam setahun terakhir, penjualan hampir dua kali lipat berkat perluasan jaringan distribusi.

Direktur PT HTG Indonesia, Adrian Tay, menyampaikan hal ini di Jakarta pada Sabtu (23/5/2026). Perusahaan merupakan partnership dari PT Ecobatt Indo Lestari.

>>> Toyota Avanza Bekas 2010 Dilelang Mulai Rp 51,26 Juta

Jaringan distribusi kini menjangkau Medan, Palembang, Jakarta, hingga Surabaya. Pertumbuhan bisnis yang melonjak hingga 100 persen juga dipengaruhi basis bisnis distributor yang sebelumnya masih kecil.

"Untuk update Varta di Indonesia ini, pelanggan semakin banyak. Market kami di sini juga semakin besar," ujar Adrian.

Lonjakan penjualan menjadi indikator positif penerimaan produk di masyarakat. Perluasan pasar ke berbagai kota besar menjadi strategi utama.

"Ya, hampir dua kali. Karena kami mulai dari kecil, jadi bisa 100 persen," katanya.

Penyegaran Kemasan Produk

Perusahaan tengah bersiap melakukan penyegaran pada kemasan produk. Peluncuran dijadwalkan akhir tahun 2026.

Langkah ini untuk mempermudah konsumen mengenali spesifikasi produk. "Di dalam produk tidak ada perubahan, hanya packaging luar," ujarnya.

Identitas warna baru akan diterapkan pada setiap tipe teknologi. Seri SLI atau konvensional menggunakan warna abu-abu atau biru standar.

>>> Pertamina Bantah Larangan Pembelian Pertalite untuk Mobil di Atas 1400 cc

Seri EFB memakai warna silver atau biru. Sedangkan seri AGM dibalut warna gold atau kuning.

"Lebih gampang untuk customer membedakan antara SLI, EFB, dan AGM," kata Adrian.

Perusahaan juga memetakan segmentasi teknologi produk. Aki tipe EFB dirancang untuk kendaraan dengan sistem start-stop.

"Kalau kebutuhan listriknya lebih rumit, seperti start-stop vehicle, itu butuhnya EFB," ujarnya.

Varian AGM ditujukan bagi kendaraan kelas premium dengan fitur elektronik kompleks. Teknologi AGM tidak menggunakan cairan bebas pada sistem elektrolitnya.

"Kalau lebih canggih lagi, ya butuhnya AGM. AGM itu teknologinya beda," kata Adrian.

Kondisi pasar aki di dalam negeri saat ini sangat kompetitif. Meski produk identik dengan kendaraan Eropa, perusahaan memastikan ketersediaan varian lengkap untuk mobil Jepang.

>>> Jaecoo J5 EV Jadi Pilihan Utama Pengalihan dari Mobil Bensin di Indonesia

"Kita memiliki produk full range. Semua merek, semua tipe mobil bisa," ujar Adrian.