Kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin dan area Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta dipenuhi ribuan penggemar Arsenal pada Minggu (24/5).

Para Gooners berkumpul untuk merayakan keberhasilan klub berjuluk Meriam London tersebut menjuarai Liga Inggris musim ini.

>>> Tiga Pemain Timnas Indonesia Akhiri Musim Eropa 2025/2026 dengan Hasil Beragam

Pesta perayaan dipusatkan di area Patung Soekarno GBK. Fenomena ini menarik perhatian karena kebahagiaan para pendukung bisa menular hingga antar-benua.

Penjelasan Psikolog di Balik Euforia

Spesialis kedokteran jiwa dr Lahargo Kembaren menjelaskan bahwa keterikatan emosional ini berkaitan dengan istilah parasocial attachment.

"Dalam psikologi dikenal istilah parasocial attachment, yaitu keterikatan emosional terhadap tokoh atau komunitas meski tidak bertemu langsung," kata dr Lahargo.

Menurut dr Lahargo, media sosial berperan besar dalam mengikis batasan geografis. "Media sosial juga membuat batas geografis semakin 'hilang'.

>>> Antonio Conte Resmi Tinggalkan Napoli Usai Raih Scudetto

Ketika melihat parade, chant stadion, atau ekspresi haru pemain dan fans di London, otak ikut merasakan emosi yang sama," ujarnya.

Hal tersebut menjelaskan mengapa pendukung di Indonesia bisa merasakan euforia yang sama dengan penggemar di London Utara.

"Bisa ikut merasa bangga, hangat, bahkan terharu meski berada ribuan kilometer dari stadion," kata dr Lahargo.

Sebelumnya, pendukung Arsenal di Inggris juga menggelar pesta perayaan untuk menyambut gelar juara Premier League musim 2025/2026.

>>> Jay Idzes Kembali Cedera Tumit, Kekhawatiran untuk Timnas Indonesia

Perayaan di London Utara terpusat di sekitar Emirates Stadium dengan menyalakan suar, menyanyikan yel-yel, dan pesta jalanan.