Performa box office The Housemaid mendorong Lionsgate berhasil membalikkan keadaan finansial. Studio itu meraup laba bersih pada awal 2026 setelah lesu sepanjang 2025.

The Housemaid telah menghasilkan lebih dari US$126,4 juta di box office Amerika Utara. Total penghasilannya mencapai US$399,6 juta secara global.

>>> Phil Collins Tolak Tampil di Rock and Roll Hall of Fame 2026

Kinerja Keuangan Kuartal

Pendapatan total Lionsgate melonjak menjadi US$906,5 juta untuk kuartal yang berakhir pada 31 Maret 2026.

Pertumbuhan ini didominasi oleh motion picture group yang mencatat kenaikan pendapatan 23 persen menjadi US$652 juta.

Laba segmen motion picture meroket 39 persen menjadi US$187,1 juta.

Hasil positif ini membuat Lionsgate membukukan laba bersih US$70,2 juta, berbanding terbalik dengan kerugian US$117,4 juta pada periode setahun lalu.

Performa itu melampaui ekspektasi Wall Street. Laba per saham disesuaikan tercatat 37 sen, jauh di atas prediksi analis sebesar 23 sen.

"Semua bagian dari bisnis kami mulai menyatu," ujar CEO Lionsgate Jon Feltheimer dalam pernyataan resminya.

>>> GenDigital dan Mitra Gelar Code the Future AI Summit 2026 di Jakarta

Selain The Housemaid, Lionsgate juga mendulang keuntungan dari sekuel Greenland dan The Strangers, serta The Long Walk dan Now You See Me: Now You Don't.

Keuntungan tersebut belum termasuk penjualan tiket film biopik musikal Michael yang dirilis April lalu.

Menyusul kesuksesan itu, Lionsgate bersiap memproduksi sekuel The Housemaid's Secret yang dijadwalkan tayang pada 17 Desember 2027.

Di sisi lain, lini televisi Lionsgate yang menaungi serial seperti The Studio, Yellowjackets, dan The Rainmaker mencatat penurunan pendapatan menjadi US$254,6 juta.

Laba segmen TV menyusut menjadi US$30,5 juta.

>>> Ilmuwan Temukan Konsep Baru Lubang Cacing sebagai Cermin Waktu

Namun, Lionsgate optimistis performanya terdongkrak lewat perilisan musim terbaru The Studio tahun ini serta pengembangan proyek spinoff The Rookie: North.