Manajer Manchester City Pep Guardiola merespons pesan perpisahan dari Sir Alex Ferguson menjelang kepergiannya dari klub pada akhir musim ini.

Hubungan kedua manajer legendaris tersebut memicu kembali memori rivalitas panjang duo Manchester di Liga Inggris.

>>> Rheza Danica dan Arbi Aditama Soroti Peran Krusial AHDC bagi Pembalap Muda

Kepastian mundurnya Guardiola terjadi meskipun masa baktinya di Stadion Etihad masih menyisakan kontrak hingga musim panas 2027.

Selama satu dekade kepemimpinannya, ia berhasil mempersembahkan enam gelar juara Premier League bagi Manchester City.

Dalam sebuah sesi jumpa pers, Guardiola membagikan momen saat dirinya menerima ucapan selamat dari mantan manajer Manchester United tersebut.

"Sir Alex kirim pesan suara, tapi saya kesulitan dengan aksen Scottish," terang Guardiola sembari tertawa.

Legenda Setan Merah itu diketahui masih memegang rekor sebagai manajer tersukses dalam sejarah Premier League lewat torehan 13 trofi juara.

Guardiola mengaku sangat menghormati apresiasi yang diberikan oleh sang rival.

>>> Kejuaraan Renang Nika Kalila Masters Championship 2026 Sukses Digelar di Bintaro

"Saya belum balas, tapi saya akan menelpon dia nanti setelahnya. Dia mengucapkan selamat atas pencapaian saya dan itu sangat berarti besar.

Dia adalah manajer terbaik di negara ini dan saya senang dia menyaksikan tim kami," paparnya.

Istilah tetangga berisik pertama kali dilontarkan oleh Sir Alex Ferguson pascalaga derbi pada tahun 2009.

Saat itu, Manchester United menang dramatis 4-3 berkat gol penentu Michael Owen di masa injury time untuk membungkam pendukung City.

Ledakan prestasi Manchester City kemudian dimulai sejak akuisisi oleh Sheikh Mansour bin Zayed pada 2008 yang diikuti investasi besar-besaran.

Gelar Premier League perdana berhasil diraih pada 2012 di bawah Roberto Mancini, disusul Manuel Pellegrini pada 2014, sebelum akhirnya didominasi oleh era Guardiola.

>>> Manchester City Bangun Patung dan Ganti Nama Tribun untuk Pep Guardiola

"Saya yakin Sir Alex tidak akan menyebut kami tetangga yang berisik lagi. Kami hanya tetangga," tutup Guardiola.