Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mulai mengambil langkah antisipasi menjelang Piala Dunia 2026. Mereka khawatir pusat latihan Timnas Inggris di Kansas City terlalu terbuka dan rawan dimata-matai lawan.

FA berencana memasang pagar pelindung tambahan di area latihan demi menjaga privasi skuad Three Lions selama turnamen.

>>> Ajax Amsterdam Amankan Tiket Liga Konferensi Eropa Lewat Adu Penalti

Kekhawatiran itu muncul di tengah ramainya skandal spygate yang mengguncang sepak bola Inggris.

Southampton baru saja dikeluarkan dari final playoff Championship setelah terbukti memata-matai sesi latihan lawan secara ilegal.

FA tidak ingin situasi serupa terjadi pada Timnas Inggris saat tiba di markas mereka, 13 Juni mendatang.

Pusat Latihan Alternatif

Awalnya, FA mengincar pusat performa milik Sporting Kansas City sebagai lokasi latihan utama. Namun, fasilitas tersebut lebih dulu dipilih Argentina.

Inggris akhirnya menggunakan Swope Soccer Village, kompleks latihan akademi Sporting Kansas City. Lokasinya berjarak sekitar 20 menit dari hotel tempat skuad menginap selama Piala Dunia 2026.

Dari Kansas City, Inggris akan terbang menuju seluruh lokasi pertandingan mereka. Laga pertama The Three Lions dijadwalkan menghadapi Kroasia di Dallas pada 17 Juni.

FA juga akan menambahkan gym luar ruangan dan ruang santai pemain di kompleks latihan. Meski begitu, area latihan dinilai masih terlalu terbuka sehingga membutuhkan perlindungan tambahan.

Tanggapan Thomas Tuchel

Thomas Tuchel sempat ditanya apakah FA benar-benar menyiapkan langkah khusus untuk mencegah lawan memata-matai sesi latihan Inggris. Pelatih asal Jerman itu menjawab sambil bercanda menirukan gerakan memanah.

"Kami tentu akan mengurus hal itu," kata Tuchel. "Sebisa mungkin, tapi tidak dengan cara yang berlebihan."