Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, menegaskan komitmennya untuk bertahan di klub London Utara tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah ancaman degradasi yang membayangi Spurs pada musim ini.

Saat ini, Tottenham berada di posisi kritis menjelang laga pamungkas.

>>> Ajax Kalahkan FC Utrecht Lewat Adu Penalti di Final Play-Off

Mereka hanya terpaut dua angka dari zona merah dan wajib mengamankan minimal satu poin melawan Everton untuk bertahan di kasta tertinggi.

Risiko turun kasta tetap terbuka lebar.

Jika Spurs kalah dan West Ham United menang atas Leeds United, Tottenham bakal terdegradasi untuk pertama kalinya sejak 1977.

Meski berada di bawah tekanan, De Zerbi memastikan tidak akan meletakkan jabatannya.

Juru taktik asal Italia itu menyatakan siap memimpin tim pada musim depan, apa pun hasil akhir pekan terakhir.

>>> Michael Carrick Beri Penghormatan untuk Pep Guardiola yang Akan Tinggalkan Manchester City

“Ya, saya menegaskan semuanya.

Tetap menjadi pelatih Tottenham adalah sebuah kehormatan, bahkan jika kami harus bermain di divisi kedua,” ujar De Zerbi kepada wartawan.

Mantan pelatih Brighton & Hove Albion itu juga menilai esensi sepak bola tidak sekadar melihat posisi klasemen. Ia yakin skuad Tottenham memiliki kapasitas untuk keluar dari tekanan.

“Kami sedang berjuang untuk sesuatu yang sangat penting. Untuk menghadapi tekanan, Anda harus menemukan keberanian dan memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Pertandingan melawan Everton akan menjadi ujian paling krusial bagi Tottenham musim ini.

>>> Michael Owen Prediksi Tiga Kandidat Juara Premier League Musim Depan, Liverpool Dicoret

Pendukung setia Spurs berharap timnya mampu bertahan di Premier League dan mendukung rencana jangka panjang sang manajer.