Patrik Gustavsson menegaskan, "Dia adalah pemain utama yang bisa mengubah permainan, tetapi semua orang akan berjuang untuk tim dan menjaga semangat tinggi di final."

Ambisi Port FC

Port FC datang ke Stadion Thammasat dengan motivasi tinggi untuk mengakhiri dahaga gelar juara yang sudah berlangsung lama.

Pelatih Sarawut Treephan mengungkapkan, sejak menjadi pelatih kepala, setiap pemain termotivasi memenangkan trofi ini.

"Kami mencetak 11 gol dan hanya kebobolan tiga gol di perempat final dan semifinal," tegas Sarawut.

Kondisi internal Port FC saat ini berada di atas angin. Seluruh pemain pilar dalam kondisi bugar tanpa ada kendala cedera atau sanksi larangan bertanding.

"Port sudah lama tidak memenangkan trofi, jadi para pemain sangat bersemangat. Kami tidak memiliki cedera atau skorsing.

Tujuan kami adalah membawa trofi kembali ke Klong Toey," tambah Sarawut.

Gelandang Port FC, Peeradol Chamrasamee, mengantisipasi atmosfer pertandingan yang sengit. "Final ini akan menarik dan penuh tekanan karena kedua tim ingin menjadi juara.

Saya menantikannya, dan saya yakin para penggemar akan datang mendukung kami," ujarnya.

Berdasarkan laporan Bangkok Post, tim yang keluar sebagai juara akan mengantongi hadiah lima juta baht. Selain itu, mereka mengamankan tempat di babak penyisihan grup Asean Shopee Cup 2026-27.

>>> Raymond/Joaquin Batal Tampil di Singapore Open 2026 karena Cedera

Tim runner-up akan menerima satu juta baht.