All-Stars Kudus berhasil melaju ke final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 setelah mengalahkan All-Stars Surabaya dengan skor 2-1 dalam laga semifinal yang berlangsung sengit.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Surabaya menerapkan pressing tinggi yang menyulitkan lini tengah Kudus pada babak pertama.

in1

>>> Wonderkid Venezuela Yimvert Berroteran Tewas dalam Gempa

Kudus unggul lebih dulu melalui gol Renanthera Aluna Addya Putri pada menit ke-17.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan empat menit setelah Agnia Nurul Fadhila Rohman menyamakan skor lewat sundulan dari sepak pojok pada menit ke-21.

Babak pertama pun berakhir imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, Kudus langsung meningkatkan intensitas serangan.

Kurang dari satu menit, Rara Zenita Fatin memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk membawa Kudus kembali unggul 2-1.

Surabaya berusaha mengejar ketertinggalan dengan mengubah pola permainan, mengandalkan umpan panjang dan serangan dari sisi lapangan.

Beberapa peluang tercipta, termasuk dari Anindita Nadia Lesmana, namun penyelesaian akhir masih melambung di atas mistar. Hingga peluit panjang, skor 2-1 bertahan.

Pelatih All-Stars Kudus, Yayat Hidayat, mengakui tekanan Surabaya pada babak pertama sempat menyulitkan timnya. Ia pun menginstruksikan pemain untuk lebih berani menguasai lini tengah pada babak kedua.

"Di babak kedua saya menginstruksikan lini tengah lebih berani maju dan jangan sampai kita didikte lawan.

>>> Turki Kalahkan Amerika Serikat di Laga Pamungkas Grup D Piala Dunia 2026

Kami juga memakai dua penyerang agar lini belakang mereka tidak leluasa memainkan bola. Hasilnya, lini tengah kembali bisa kami kuasai," kata Yayat.

Yayat optimistis timnya mampu mempertahankan gelar juara saat menghadapi All-Stars Jakarta di partai final. Menurutnya, tim pelatih telah mempelajari kekuatan lawan dan menyiapkan strategi yang sesuai.