Gelandang Liverpool asal Jerman, Florian Wirtz, membantah anggapan bahwa unggahan Mohamed Salah di media sosial merupakan bentuk sindiran kepada pelatih Arne Slot.

Spekulasi merebak setelah Liverpool kalah 2-4 dari Aston Villa pekan lalu. Kekalahan itu menjadi yang ke-12 bagi The Reds di kompetisi domestik musim ini.

>>> Naegohyang FC Amankan Tiket Piala Champions Wanita FIFA

Kurang dari 24 jam setelah pertandingan, Salah mengunggah pesan di media sosial.

Ia menulis ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang "heavy metal" yang ditakuti lawan dan kembali memenangkan trofi.

Pernyataan penyerang asal Mesir itu langsung dinilai banyak pihak sebagai kritik terbuka terhadap gaya permainan yang diterapkan Slot.

Namun, Wirtz menegaskan bahwa hubungan internal antara skuad Liverpool dan Slot masih berjalan sangat baik.

Dalam wawancara dengan The Athletic, Wirtz menyebut bahwa Salah hanya menyampaikan pandangannya secara jujur sebagai pemain senior.

"Mo sudah sangat lama mengenal klub ini. Dia hanya orang yang jujur.

Dia mengatakan apa yang dia pikirkan, dan itu seharusnya tidak masalah. Kalau seseorang ingin bicara, dia harus bisa bicara," kata Wirtz.

"Musim ini memang sulit untuk kami semua, termasuk Mo. Menurut saya, situasinya dibesar-besarkan.

Saya tidak merasa dia menyerang siapa pun," imbuhnya.

Alasan Memberikan Tanda Suka

Wirtz juga membeberkan alasan mengapa dirinya dan beberapa pemain Liverpool lain memberikan tanda suka pada unggahan Instagram Salah tersebut.

"Saya menyukai mentalitas Mo secara umum, cara dia melihat sesuatu dan cara dia bekerja. Dia sosok yang pantas didengarkan karena sudah melalui banyak pengalaman," ungkap Wirtz.

>>> Pawai Juara Persib Bandung Meriahkan Jalanan Kota Bandung