Pemerintah Siapkan Skema Pengelolaan Baterai Bekas Kendaraan Listrik
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mulai menyiapkan skema pengelolaan baterai bekas kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB). Langkah ini diambil untuk melengkapi ekosistem kendaraan listrik nasional dari hulu ke hilir.
Masa pakai baterai kendaraan listrik diproyeksikan habis dalam delapan hingga sepuluh tahun. Lonjakan penjualan kendaraan listrik beberapa tahun terakhir menjadi alasan antisipasi ini.
>>> Empat Provinsi Masih Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026
Pemerintah kini mendalami sejumlah opsi penanganan limbah baterai. Opsi tersebut meliputi pemanfaatan kembali untuk penyimpanan energi alternatif, daur ulang material, hingga pemberlakuan paspor baterai.
Volume limbah baterai diperkirakan meledak di akhir dekade ini. Estimasi mencapai puluhan ribu ton saat menyentuh batas akhir masa pakai.
Ekosistem Kendaraan Listrik Harus Lengkap
"Ekosistem kendaraan listrik harus lengkap dari hulu ke hilir, termasuk pengelolaan baterainya," kata Sunandar, Asisten Deputi Pengembangan Kelistrikan dan Geologi Kemenko Perekonomian.
Formulasi kebijakan ini mendesak dilakukan agar sisa pemakaian daya KBLBB tetap memiliki nilai ekonomi tinggi. Hal ini juga untuk mencegah timbulnya persoalan lingkungan baru.
"Sekarang kami sedang melihat bagaimana pengolahan baterainya yang berkelanjutan supaya ekosistemnya lengkap," lanjut Sunandar.
Kemenko Perekonomian memproyeksikan lonjakan limbah akan mulai terlihat signifikan pada tahun 2030.
"Diperkirakan nanti tahun 2030 itu ada sekitar 57.000 ton baterai yang sudah mencapai akhir masa pakainya," kata Sunandar.
>>> Wacana Pajak Kendaraan Listrik Kembali Mengemuka, Pengamat Dorong Skema Progresif
Opsi Pengalihan Insentif
Selain program daur ulang, opsi pengalihan dana insentif atau subsidi dari sektor penjualan kendaraan ke sektor pengolahan limbah juga dipertimbangkan.
Hal ini dilakukan jika pasar domestik dinilai sudah mandiri.
"Insentif ke depan mungkin perlu digeser ke sana," ujar Sunandar.
Berdasarkan data evaluasi pemerintah, pasar kendaraan ramah lingkungan menunjukkan tren pertumbuhan positif. Aspek produksi unit, komponen, hingga infrastruktur pengisian daya terus meningkat.
Saat ini jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia telah menembus 5.000 unit. Sementara stasiun penukaran baterai mendekati 3.000 unit.
"Insentif itu seperti subsidi ke daerah terpencil. Begitu pasarnya sudah terbentuk, subsidi tidak perlu lagi (untuk pembelian unit)," kata Sunandar.
Meski sarana pendukung pengisian daya tumbuh cepat, sektor pemrosesan limbah baterai diakui menjadi satu-satunya elemen industri yang formatnya belum terbentuk seutuhnya.
>>> Mobil Klasik 1974 Camaro Z28 Ditemukan di Dasar Danau Maine
"Nanti insentif untuk kendaraan, penyediaan listrik, atau industrinya bisa di-shifting untuk pengolahan baterainya. Mungkin saja seperti itu," ujar Sunandar.
Update Terbaru
Hakim Argentina Tolak Video Ulang Tahun Maradona yang Belum Pernah Dirilis
Rabu / 08-07-2026, 00:43 WIB
Samsung Catat Laba Kuartal II 2026 Solid, Galaxy Unpacked dan AI Health Jadi Andalan
Rabu / 08-07-2026, 00:43 WIB
Xiaomi Konfirmasi HyperOS 4 Rilis Agustus 2026, Android 17 dengan Rust Core dan AI Offline
Rabu / 08-07-2026, 00:42 WIB
5 Jenis Kopi Terbaik dari Indonesia yang Mendunia
Rabu / 08-07-2026, 00:42 WIB
5 Jenis Pupuk dan Kegunaannya: Panduan Memilih yang Tepat
Rabu / 08-07-2026, 00:42 WIB
Kenaikan Biaya Komponen Ancam Ponsel Murah
Rabu / 08-07-2026, 00:42 WIB
Bocoran Pixel 11: Google Naikkan Storage Dasar ke 256GB, Harga Ikut Melonjak
Rabu / 08-07-2026, 00:42 WIB
Moto Tag 2 4-Pack Kini Turun Harga Jadi Rp1,1 Juta, Lebih Hemat 30 Dolar
Rabu / 08-07-2026, 00:38 WIB
HRW: Kekerasan terhadap Mahasiswa LGBT di Indonesia Meningkat
Rabu / 08-07-2026, 00:38 WIB
Jermaine Dupri Gugat Sony atas Royalti Mariah Carey dan Usher yang Tak Dibayar
Rabu / 08-07-2026, 00:38 WIB
Willie Kirk Kembali ke Sepak Bola Inggris, Latih Durham di WSL 2
Rabu / 08-07-2026, 00:36 WIB
Cara Mendapatkan Saldo Dana dari 5 Game Catur Populer di Play Store 2026
Rabu / 08-07-2026, 00:36 WIB
Cara Cek Pencairan Saldo Bansos PKH 2026 Tahap 1 di Kartu KKS BNI
Rabu / 08-07-2026, 00:36 WIB
Marshawn Kneeland, Mantan Pemain Cowboys, Didiagnosis CTE Setelah Bunuh Diri
Rabu / 08-07-2026, 00:35 WIB







