Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, bersiap memulai debutnya pada putaran pertama kejuaraan MotoJunior World Championship 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, akhir pekan ini.

Pembalap Astra Honda Racing Team ini naik kelas dari European Talent Cup (ETC) untuk bergabung dengan Honda Asia-Dream Racing Team.

>>> Kiandra Ramadhipa Debut di Moto3 Junior Catalunya 2026

Ramadhipa kini mengisi posisi yang ditinggalkan oleh rekan setimnya, Veda Ega Pratama, pada akhir musim lalu.

Ia tetap mempertahankan nomor start #32 yang digunakannya saat mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangi balapan di ETC hingga berhasil menyabet peringkat kelima klasemen.

Setelah merampungkan agenda latihan pramusim di Indonesia dan Spanyol, pembalap asal Sleman ini menyatakan kesiapan fisik dan teknisnya untuk menunggangi motor prototipe baru Honda NSF250RW.

"Saya merasa sangat baik sepanjang musim dingin ini. Saya banyak berlatih dan berusaha meningkatkan diri semaksimal mungkin baik secara fisik maupun teknis.

Saya merasa siap menghadapi putaran pertama di Barcelona, karena itu saya ingin memulai musim dengan baik dan menunjukkan performa yang bagus," kata Ramadhipa.

Adaptasi Motor Baru

Kenaikan kelas ke MotoJunior menuntut adaptasi dari motor Honda NSF250R ke Honda NSF250RW yang memiliki karakter performa berbeda.

Ramadhipa merasakan perubahan signifikan pada tenaga dan stabilitas motor baru yang menguras stamina lebih besar.

"Tentu saja Honda NSF250R dan NSF250RW sangat berbeda. Saya sudah merasakannya sejak pertama kali keluar ke trek.

Motor RW memiliki tenaga lebih besar dan karakter stabilitas yang berbeda, sehingga membuat saya merasa lebih cepat lelah saat mengendarainya," ujar Ramadhipa.

Program latihan intensif selama jeda musim membantu dirinya mengatasi kendala fisik tersebut.