Siapa Aman Yani yang Dicari Dedi Mulyadi dan Diburu dengan Sayembara Rp750 Juta
Sudah Hilang Sejak 2016
Keluarga Aman Yani meragukan kesaksian itu. Sebab, pria tersebut disebut sudah lama tidak diketahui keberadaannya.
Adik Aman Yani, Uyat Suratman, mengatakan kakaknya menghilang sejak Maret 2016. Saat itu, Aman Yani disebut pamit kepada ibunya untuk pergi ke Bandung setelah resign dari pekerjaannya di salah satu bank milik negara.
Sejak pergi, keluarga tidak lagi mendapat kabar. Upaya pencarian sempat dilakukan, termasuk menyebarkan informasi orang hilang pada 2020, namun hasilnya nihil.
Keluarga juga mengaku menemukan sejumlah hal janggal setelah Aman Yani dinyatakan hilang.
Uyat mengatakan pernah diminta seseorang berpura-pura menjadi Aman Yani untuk mencairkan dana pensiun. Ia juga diminta membuat surat kuasa palsu.
Selain itu, pada 2018 keluarga sempat menerima pesan dari seseorang yang mengaku sebagai pengacara perwakilan Aman Yani.
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara
Dedi Mulyadi kemudian ikut menyoroti kasus tersebut dan mengunggah pertemuannya dengan keluarga Aman Yani melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam video itu, Dedi mempertanyakan keberadaan Aman Yani yang hingga kini belum diketahui pasti.
Ia juga menyinggung pencairan dana pensiun Aman Yani yang disebut dilakukan oleh seorang pengacara bernama Khotibul atas arahan Ririn.
Dedi menyebut ada surat kuasa dan tanda tangan atas nama Aman Yani dalam proses pencairan dana pensiun tersebut, meski pihak yang mencairkan disebut tidak pernah bertemu langsung dengan Aman Yani.
Dedi meminta Aman Yani pulang jika masih hidup. Ia bahkan menawarkan penggantian dana pensiun yang sebelumnya disebut bernilai Rp400 juta.
"Bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta saya tambahin jadi Rp750 juta deh saya kasih buat bapak tapi bapak balik," kata Dedi.
Selain itu, Dedi juga membuka sayembara Rp750 juta bagi siapa saja yang dapat menemukan Aman Yani dan membawanya kembali ke Indramayu.
Ia berharap keberadaan Aman Yani segera terungkap agar perkara pembunuhan satu keluarga di Paoman bisa menjadi jelas.
Update Terbaru
Carnival Cruise Line Mulai Konstruksi Kapal Pesiar Baru Carnival Destiny
Jumat / 10-07-2026, 22:28 WIB
Lebih dari 6 Juta Anak Daftar Trump Accounts, Treasury Catat Rekor
Jumat / 10-07-2026, 22:28 WIB
Otoritas Penerbangan Selidiki Darurat Pesawat Ryanair Akibat Jendela Copot
Jumat / 10-07-2026, 22:28 WIB
Scottie Scheffler Gagal Lolos Cut Scottish Open, Akhiri Rekor 78 Turnamen Berturut-turut
Jumat / 10-07-2026, 22:25 WIB
Spanyol Hadapi Belgia di Perempat Final Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 22:25 WIB
Fan Bing Bing Jadi Model di Paris Fashion Week, Wajah Bak Porselen Curi Perhatian
Jumat / 10-07-2026, 22:24 WIB
Rudi Garcia Yakin Belgia Mampu Hentikan Rekor Sempurna Spanyol di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 22:21 WIB
Kualitas Udara Jakarta Memburuk, KAI Commuter Uji Coba Pemurni Udara di KRL
Jumat / 10-07-2026, 22:20 WIB
AS Kembalikan Dua Arca Perunggu Abad ke-8 yang Dicuri dari Indonesia
Jumat / 10-07-2026, 22:19 WIB
Empat Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Jual Mobil Operasional
Jumat / 10-07-2026, 22:19 WIB
Logo Bandara Donald Trump Diduga Hasil AI, Netizen Geram
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Putus dengan Lee Jong Suk, Ini Daftar Mantan Pacar IU
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Penerbit Protes Masa Depan Digital Sony dengan Janji Terus Produksi Game PS5 Fisik
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia Melonjak di Pasar Sekunder
Jumat / 10-07-2026, 22:05 WIB







