Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul menerbitkan surat penangkapan terhadap pemilik akun YouTube Hoverlab, Kim Se Ui, pada Rabu (20/5).

Langkah hukum ini diambil setelah hasil investigasi kepolisian membuktikan tuduhan hubungan asmara terlarang antara aktor Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron adalah palsu.

>>> Aktor Jang Dong Ju Pensiun Akibat Peretasan dan Krisis Finansial

Pihak kepolisian menyatakan bahwa tersangka menyebarkan informasi bohong demi keuntungan pribadi.

Berdasarkan penyelidikan Kantor Polisi Gangnam Seoul, bukti percakapan KakaoTalk dan rekaman audio yang disebarkan oleh Kim Se Ui terbukti merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI).

Penolakan dan Klaim Tersangka

Kim Se Ui menolak untuk ditangkap oleh petugas kepolisian. Ia mengklaim terdapat konspirasi di balik penerbitan surat perintah penahanan terhadap dirinya.

"Aku tadinya berencana untuk membuat laporan tambahan atas kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang politisi penting di Hanoi, Vietnam.

Tapi surat penangkapan tiba-tiba dikeluarkan, menghalang-halangi proses kami melaporkan hal tersebut," tegas Kim Se Ui.

Kejaksaan mendakwa Kim Se Ui atas pelanggaran Undang-Undang tentang Kasus Khusus yang Berkaitan dengan Hukuman Kejahatan Seksual, terkait perekaman dan penyebaran ilegal.

>>> Sosok Nayla Anik Setiawati Calon Pengantin Wanita di Pati Hilang Jelang Akad, Pernikahan Batal Digelar

Pihak kepolisian menegaskan bahwa rumor hubungan romantis Kim Soo Hyun dengan Kim Sae Ron saat sang aktris masih di bawah umur sama sekali tidak benar.

"Tersangka menyebarkan informasi palsu dengan maksud untuk mencemarkan nama baik Kim Soo Hyun, meskipun sepenuhnya menyadari bahwa dia tidak pernah menjalin hubungan dengan almarhumah sejak dia masih di bawah umur," tulis Kantor Polisi Gangnam Seoul dalam surat tersebut.

Pengacara Keluarga Juga Dijerat

Selain menetapkan Kim Se Ui sebagai tersangka, kepolisian juga menjerat pengacara keluarga Kim Sae Ron.

Pengacara tersebut dinilai terlibat dalam menyediakan materi salah serta memperkuat tindakan kriminal tersebut secara terencana.

"(Mereka) melakukan kejahatan secara terorganisir dan terencana," tegas Kantor Polisi Gangnam Seoul.

Kasus hukum ini kini bergulir ke pengadilan setelah laporan resmi polisi ditutup karena bukti yang tidak valid.

>>> Menlu Sugiono Pastikan 9 Relawan WNI dari Gaza Sudah Dibebaskan Israel

Sidang peninjauan surat perintah penangkapan terhadap Kim Se Ui dijadwalkan berlangsung Selasa depan di Pengadilan Distrik Pusat Seoul.