Persaingan sengit terjadi dalam perebutan penghargaan individu pada ajang BRI Super League 2025/2026.

Tiga penjaga gawang dengan performa paling menonjol sepanjang musim resmi masuk dalam daftar nominasi peraih gelar Penjaga Gawang Terbaik.

>>> Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Timnas U-19

Komposisi para kandidat terdiri dari dua kiper lokal dan satu pemain asing. Mereka adalah Nadeo Argawinata (Borneo FC), Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta), dan Igor Rodrigues (Persita Tangerang).

Penentuan pemenang tidak dilakukan sembarangan.

Proses penilaian melibatkan kombinasi data statistik, evaluasi mendalam dari tim Technical Study Group (TSG), kontribusi nyata terhadap klub, serta aspek konsistensi dan sportivitas di lapangan.

Nadeo Argawinata: Catat 12 Clean Sheet

Nadeo Argawinata, kiper andalan Borneo FC, menunjukkan statistik yang sangat mencolok. Pemain Timnas Indonesia ini mencatatkan 12 clean sheets dan save ratio 89 persen sepanjang musim.

Ia juga memiliki goals prevented tertinggi di antara para nomine. Pemain berusia 29 tahun itu membukukan 12 kali nirbobol dari 33 pertandingan, dengan kebobolan 30 gol.

Kelebihan utama Nadeo terletak pada efektivitasnya di bawah mistar. Ia menorehkan 130 kali penyelamatan, tertinggi di kompetisi musim ini, hanya didekati oleh Mike Hauptmeijer (128 penyelamatan).

>>> Krisis Finansial PSBS Biak, Luquinhas Pilih Bertahan dan Tunjukkan Loyalitas

Cahya Supriadi: Talenta Muda PSIM

Cahya Supriadi, kiper muda PSIM Yogyakarta, berhasil mencuri perhatian lewat performa gemilangnya. Refleks cepat dan ketenangannya menjadi kekuatan utama PSIM sepanjang musim.

Penjaga gawang berusia 23 tahun itu menorehkan sembilan kali clean sheet dari 31 laga. Namun, ia harus memungut bola dari gawangnya sebanyak 39 kali.

Dalam hal penyelamatan, Cahya menempati peringkat ketiga terbanyak dengan 103 kali aksi penyelamatan. Ia berada di bawah Nadeo Argawinata dan Mike Hauptmeijer.

Igor Rodrigues: Kiper Asing dengan Save Ratio 91%

Igor Rodrigues, satu-satunya penjaga gawang ekspatriat dalam nominasi, tampil solid untuk Persita Tangerang. Kiper asal Portugal ini memiliki save ratio mencapai 91 persen dan 12 aksi sweeper.

Igor menjadi salah satu kiper paling konsisten musim ini meski bermain di tim yang sering tertekan.

Catatan clean sheet-nya baru 8 kali dari 32 pertandingan, namun ia melakukan 103 penyelamatan, setara dengan Cahya.

>>> Bojan Hodak Berpeluang Cetak Hattrick Juara Bersama Persib Bandung

Ketiga kiper kini menanti hasil penilaian untuk menentukan siapa yang layak menyandang gelar Penjaga Gawang Terbaik BRI Super League 2025/2026.