Ancaman degradasi yang dihadapi West Ham United memicu spekulasi transfer besar.

Sejumlah klub raksasa Liga Inggris, termasuk Manchester United, Liverpool, dan Chelsea, dilaporkan bersaing ketat untuk mengamankan tanda tangan kapten klub, Jarrod Bowen, menjelang bursa transfer musim panas 2026.

>>> Paris FC Incar Juergen Klopp sebagai Pelatih Kepala

Menurut laporan The Guardian dan TEAMtalk, West Ham United kini berada di peringkat ketiga dari bawah klasemen.

Mereka terancam harus menggalang dana lebih dari 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2 triliun melalui penjualan pemain massal akibat defisit keuangan jika resmi terlempar ke Championship.

Kondisi finansial The Hammers semakin memprihatinkan. Mereka membukukan kerugian sebesar 104,2 juta poundsterling pada laporan keuangan terakhir.

Para pemain bintang diprediksi akan melakukan eksodus demi menghindari pemotongan gaji signifikan yang otomatis aktif jika tim turun kasta.

Selain trio raksasa United, Liverpool, dan Chelsea, minat terhadap penyerang internasional Inggris berusia 29 tahun itu juga datang dari Tottenham Hotspur, Newcastle United, Aston Villa, serta Everton yang kini ditangani mantan pelatihnya, David Moyes.

Manchester United dikabarkan menyusun rencana taktis tak terduga.

Mereka memproyeksikan Bowen sebagai opsi utama untuk posisi sayap kiri dalam skema baru di bawah calon pelatih permanen Michael Carrick, meskipun sang pemain lebih sering beroperasi sebagai sayap kanan atau penyerang tengah.

Menanggapi spekulasi tersebut, Jarrod Bowen memberikan pandangannya secara terbuka kepada Sky Sports. "Saya sudah melakukannya sejak di Hull.

Saya duduk dan merenung di akhir setiap musim, memikirkan apa yang terbaik bagi saya. Lalu saya mengambil keputusan," ujarnya.

>>> Endrick Masuk Skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026