Manajer Aston Villa Unai Emery secara terbuka meminta maaf kepada gelandang Liverpool Harvey Elliott pada Kamis (14/5/2026).

Permintaan maaf itu terkait pembatasan menit bermain Elliott akibat klausul finansial dalam kontrak peminjaman.

>>> Catanzaro Lolos ke Final Playoff Serie B Usai Kalahkan Palermo

Kebijakan manajemen Aston Villa membatasi penampilan pemain berusia 23 tahun tersebut.

Hal itu dilakukan demi menghindari klausul kewajiban pembelian permanen senilai 35 juta poundsterling yang aktif jika ia mencatatkan 10 penampilan di Liga Primer Inggris.

Akibat pembatasan tersebut, Elliott hanya tampil dalam sembilan laga di semua kompetisi. Akumulasi waktu bermainnya hanya 284 menit sepanjang musim ini.

Keputusan Bisnis yang Sulit

Emery menjelaskan bahwa situasi ini murni didasari oleh kepentingan bisnis dan kepatuhan terhadap anggaran finansial klub.

Kekhawatiran terkait Peraturan Laba dan Keberlanjutan (PSR) Liga Premier Inggris juga menjadi pertimbangan.

Pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa keputusan memarkir Elliott menjadi beban pikiran tersendiri. Elliott selalu menunjukkan dedikasi tinggi selama sesi latihan.

"Permintaan maaf saya untuk Harvey Elliott ada di pikiran saya setiap hari. Kami memiliki tanggung jawab kami dan Liverpool memiliki tanggung jawab mereka," kata Emery.

Dinamika yang terjadi di Villa Park sepanjang musim ini diakui Emery memberikan pengalaman yang sangat berat. Situasi itu rumit bagi perkembangan karier profesional Elliott.

"Bagaimana musim ini berjalan memang sulit," ujar Emery.

Dampak manusiawi dari kesepakatan bisnis antar-klub yang tidak berjalan mulus juga memicu rasa canggung. "Sesuatu yang memalukan bagi semua yang terlibat," kata Emery.

Negosiasi Gagal

Manajemen Villa telah berupaya melakukan negosiasi dengan pihak Liverpool untuk menghapus klausul tersebut sejak tiga bulan sebelum bursa transfer musim dingin ditutup.