Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko menyatakan kesiapannya untuk meletakkan jabatan setelah timnya gagal meraih trofi juara di Super League 2025/2026.

Persija harus puas di peringkat ketiga, kalah bersaing dari Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda.

>>> Nova Arianto Tegaskan Skuad Garuda Muda Siap Hadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara di JIEXPO Convention Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/5) sore WIB.

Ardhi menegaskan langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab atas performa tim yang tidak memenuhi target juara.

"Saya dalam hal ini sebagai manajer tentunya punya rasa tanggung jawab terhadap tim," kata Ardhi.

Kegagalan memenuhi target utama menjadi alasan kuat bagi Ardhi untuk menyerahkan keputusan masa depannya kepada jajaran direksi klub.

"Di mana target kami juara, tetapi kami tidak juara, duduk di peringkat ketiga. Jadi, saya serahkan ke pimpinan, saya siap untuk mundur," tambahnya.

Di sisi lain, pemain Persija Witan Sulaeman mengaku bangga mendapat panggilan Timnas Indonesia. Panggilan itu diterima usai pertandingan melawan Persik Kediri pada Sabtu (16/5/2026).

>>> Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara Liga Indonesia

Ia siap bersaing di bawah arahan pelatih baru skuad Garuda.

Meski perebutan juara telah tertutup, Persija masih menyisakan satu pertandingan pamungkas. Macan Kemayoran dijadwalkan bertemu Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (23/5/2026).

Manajemen menegaskan tim akan tetap tampil habis-habisan demi mengamankan poin penuh. "Kami akan berjuang maksimal dengan pertandingan terakhir.

Mudah-mudahan kita bisa meraih tiga poin," jelas Ardhi.

Kondisi lawan yang sudah dipastikan terdegradasi tidak memengaruhi kesiapan Persija. "Kalau bagi saya mau tim papan bawah, papan atas, sama saja.

Semuanya mempunyai kekuatan juga. Jadi, kita tetap maksimal pada laga besok.

>>> PSSI Segera Buka Penjualan Tiket Garuda Championship Juni 2026

Targetnya kami harus menang, harus tiga poin besok," tegas Ardhi.