Inovasi ini dinilai efektif memfasilitasi pelajar yang kesulitan mengurus administrasi secara mandiri akibat keterbatasan waktu operasional sekolah.

Di Kabupaten Bekasi, program Kampus 17 berjalan rutin setiap hari Selasa dan Kamis dengan menggandeng PMI untuk memfasilitasi pengecekan golongan darah para siswa.

"Pada layanan ini, petugas Disdukcapil melakukan perekaman biometrik secara langsung di sekolah sehingga para pelajar dapat segera memiliki KTP-el saat memasuki usia 17 tahun.

Petugas kami yang mendatangi sekolah sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien," ujar Carwinda, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi.

Selain itu, inovasi pelayanan kependudukan di Kabupaten Bekasi juga mencakup program Layanan Kartu Identitas Anak dan Golongan Darah (Lakiagoda) setiap hari Rabu yang menyasar siswa tingkat SMP.

"Kegiatan ini bertujuan agar peserta didik memiliki identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah.

>>> Disdukcapil Kabupaten Bekasi dan Batam Jemput Bola Rekam KTP-el Pelajar

Kami juga berkolaborasi dengan PMI untuk melengkapi data golongan darah pada KIA melalui pemeriksaan golongan darah langsung bagi peserta didik di sekolah," jelas Carwinda.