Pada hari yang sama, layanan menyasar SMK Kartini Batam dan SMA Negeri 18 Batam, serta penanganan khusus bagi warga yang dirawat di rumah sakit.

Volume pendaftaran harian bervariasi, tergantung kesiapan jumlah siswa. "Ada yang 20, 30, bahkan sampai 70 anak dalam satu hari.

>>> Anime Classroom of the Elite Season 4 Episode 11 12 13 Sub Indo

Kalau belum selesai, nanti kita lanjut lagi besok," katanya.

Kebijakan ini memangkas birokrasi karena pihak sekolah dapat mengambil fisik kartu yang sudah dicetak pada keesokan harinya di kantor dinas.

Kepala Disdukcapil Kota Batam Adisthy menegaskan komitmen untuk mempermudah akses dokumen bagi generasi muda.

"Kami pertama berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau untuk memperoleh data SMA, SMK negeri maupun swasta yang menjadi sasaran," katanya.

Setelah sinkronisasi data, koordinasi teknis dilanjutkan dengan pihak sekolah.

"Perekaman akan terus berjalan sehingga memudahkan orang tua. Jadi tidak perlu lagi izin sekolah untuk mengurus KTP-el anaknya," kata Adisthy.

Layanan jemput bola gratis ini juga membuka kesempatan bagi sekolah yang belum terjadwal untuk mengajukan permohonan tertulis.

"Kalau sekolah mengajukan surat, nanti kita masukkan ke daftar pelayanan. Tapi sekarang lebih banyak karena kami yang menghubungi langsung," ujarnya.

Kepala Disdukcapil Kota Batam Adisthy menambahkan bahwa setelah sinkronisasi data dengan Dinas Pendidikan, koordinasi teknis dilanjutkan bersama otoritas internal sekolah untuk menghimpun data riil para murid.

"Perekaman akan terus berjalan sehingga memudahkan orang tua. Jadi tidak perlu lagi izin sekolah untuk mengurus KTP-el anaknya," katanya.

Layanan jemput bola gratis ini juga membuka kesempatan bagi sekolah yang belum terjadwal untuk mengajukan permohonan tertulis secara mandiri.

>>> Hyun Bin, Park Ji Hoon, dan Park Chan Wook Raih Penghargaan di Director's Cut Awards ke-24

"Kalau sekolah mengajukan surat, nanti kita masukkan ke daftar pelayanan. Tapi sekarang memang lebih banyak karena kami yang menghubungi langsung sekolah-sekolah," ujarnya.