Banyak mobil baru kini dilengkapi indikator eco di panel speedometer. Namun, masih banyak pemilik yang belum paham fungsinya.

Fitur ini berbeda dengan eco mode yang biasanya ada pada mobil modern. Indikator eco bekerja otomatis tanpa perlu diaktifkan manual.

>>> BYD dan DENZA Kuasai 40 Persen Pangsa Pasar Mobil Listrik Indonesia

Ketersediaannya cukup luas, bahkan pada mobil LCGC. Sementara eco mode umumnya baru ada di mobil di atas Rp 250 jutaan.

Cara kerja indikator eco sangat dipengaruhi oleh perilaku pengemudi. Dealer Technical Support Dept.

Head PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi, menjelaskan bahwa indikator ini bukan mode berkendara, melainkan acuan bagi pengemudi saat menginjak gas agar berkendara efisien.

Tampilan indikator eco bervariasi antar pabrikan. Biasanya berupa lambang daun, tulisan "eco", atau garis speedometer hijau.

Lampu indikator menyala tergantung cara pengemudi mengoperasikan pedal akselerasi. Jika pedal gas ditekan terlalu dalam, indikator tidak menyala.

Saat pedal sedikit diangkat, indikator akan menyala.

Kecepatan kendaraan tidak mempengaruhi operasional fitur ini. ECU yang menjadi otak membaca efisiensi gaya berkendara.

>>> Jaecoo Indonesia Pantau Pasar Sikapi Pelemahan Rupiah ke Rp 17.000

Indikator otomatis menyala saat ECU mendeteksi cara mengemudi yang efisien. Contohnya saat mobil dipacu konstan pada kecepatan tertentu.

Setiap pabrikan menerapkan desain visual yang bervariasi untuk fitur ini.

Tampilan indikator eco biasanya hadir dalam bentuk lambang daun, tulisan "eco", atau berupa garis speedometer digital yang memancarkan warna hijau.

Kemunculan tanda tersebut sepenuhnya bergantung pada cara pengemudi mengoperasikan pedal akselerasi. Lampu indikator dipastikan tidak akan menyala apabila pedal gas ditekan terlalu dalam oleh pengemudi.

"Misalnya, kita injak pedal gas terlalu dalam. Indikator eco enggak menyala.

Namun, pada saat kita angkat sedikit pedalnya, indikator akan menyala," ujar Didi.

>>> Pasar Mobil Listrik Indonesia Melejit, Mulai Masuk Daftar Kendaraan Terlaris

Operasional fitur ini juga sama sekali tidak dipengaruhi oleh tingkat kecepatan kendaraan. Komponen Electronic Control Unit (ECU) menjadi otak yang membaca efisiensi dari gaya berkendara tersebut.