Krisis Chip Global Hambat Pasokan Komponen Asus di Indonesia
Ketersediaan komponen perangkat Asus di Indonesia terhambat akibat gangguan serius pada pasokan semikonduktor global. Ketidakstabilan situasi geopolitik menjadi pemicu utama masalah distribusi chipset dunia.
Hambatan pada rantai pasok komponen ini secara otomatis mengganggu jadwal produksi perusahaan secara keseluruhan.
>>> Google Perluas Quick Share ke HP China untuk Berbagi File ke iPhone
Lini produk yang menggunakan skema configure to order (CTO) menerima dampak paling signifikan karena sangat bergantung pada ketersediaan komponen spesifik berdasarkan permintaan konsumen.
Dampak pada Produk dan Harga
Varian Asus Expert Series, khususnya seri B, menjadi lini yang paling rentan terhadap gejolak pasokan ini.
Ketergantungan pada konfigurasi khusus membuat gangguan produksi chip sekecil apa pun langsung memengaruhi harga jual.
Perusahaan terus memantau pergerakan harga chip memori yang berpotensi melonjak. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut pada harga produk.
Di sisi lain, Indonesia dinilai masih sulit menjadi pemain utama dalam industri semikonduktor. Infrastruktur serta regulasi pendukung investasi membutuhkan banyak perbaikan agar dapat kompetitif.
>>> Komdigi Kaji Kewajiban Platform Digital Global Buka Kantor di Indonesia
Sektor sumber daya manusia (SDM) juga menjadi hambatan besar akibat kurangnya tenaga engineer dengan keahlian spesifik di bidang rekayasa semikonduktor.
Tenaga kerja nasional saat ini lebih siap untuk manufaktur umum.
Asus pusat kini memilih fokus pada strategi optimalisasi ketersediaan barang yang sudah ada. Perusahaan tidak mengekspansi kapasitas produksi di wilayah Asia Tenggara.
Langkah efisiensi operasional dan penghematan di berbagai aspek terus diterapkan perusahaan.
>>> Mark Ruffalo Ngaku Masuk Blacklist Paramount Gegara Tolak Merger
Hal ini demi menekan dampak buruk dari ketidakpastian pasokan semikonduktor global sekaligus menjaga harga produk tetap terjangkau bagi konsumen.
Update Terbaru
Sertijab Kakorlantas, Irjen Agus Titip Pesan ke Irjen Wibowo
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Kepribadian Penyuka Warna Oranye: Ekstrovert dan Penuh Energi
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Meksiko Perketat Keamanan usai 4 Suporter Tewas Jelang Lawan Inggris
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Sony Dulu Mengejek Masa Depan Digital Xbox One, Kini Menjalaninya
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Presiden Portugal yang Tidak Suka Sepak Bola, Berakhir Dikudeta
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Teach You a Lesson Jadi Serial Korea Terlaris Kelima di Netflix
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Medaka Kuroiwa Is Impervious to My Charms Season 2 Tayang Januari 2027
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Alexander Zverev Menang Set Pertama Lawan Marcos Giron di Wimbledon
Sabtu / 04-07-2026, 23:21 WIB
Serena Williams Mundur dari Ganda Wimbledon karena Cedera Lutut
Sabtu / 04-07-2026, 23:21 WIB
Alexander Zverev Kalahkan Marcos Giron di Wimbledon 2026
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB
Nationals Jamu Pirates di Laga Hari Kemerdekaan AS ke-250
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB
Malia Obama, Post Malone, dan Eva Marie Saint Rayakan Ultah Bareng HUT AS
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB
Sinopsis The Legend of Rosy Clouds, Drama Terbaru Li Yitong dan Joseph Zeng
Sabtu / 04-07-2026, 23:15 WIB
Sarwendah dan Ruben Onsu Saling Siapkan Kejutan di Sidang Hak Asuh Anak
Sabtu / 04-07-2026, 23:15 WIB







