Sebagai langkah awal, Workshop Kewirausahaan berbasis AI telah digelar secara daring pada 10-14 Mei 2026. Kegiatan ini menjaring 8.744 peserta dari lebih 20 wilayah di Indonesia.

Pelatihan awal tersebut berhasil memicu lahirnya lebih dari 1.200 ide usaha baru.

Ide-ide ini diproyeksikan mampu menyerap sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja dalam beberapa tahun ke depan.

Seluruh peserta yang menyelesaikan program akan mendapatkan sertifikat kolaboratif berstandar nasional dan global. Kerja sama ini dijadwalkan berlangsung hingga tahun 2029 dengan evaluasi berbasis data setiap enam bulan.

Perubahan cepat pada lanskap dunia kerja yang dipicu oleh kemajuan teknologi dan digitalisasi menjadi perhatian utama dalam kolaborasi ini.

Kondisi tersebut memicu kesenjangan kompetensi tenaga kerja yang harus segera diatasi.

>>> Teknologi Event Efisienkan Biaya Operasional dan Tingkatkan Pengalaman Peserta

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menilai bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia berpotensi memicu tantangan baru di sektor ketenagakerjaan jika tidak dikelola dengan langkah yang tepat.