>>> Gugatan Elon Musk Terhadap OpenAI dan Sam Altman Resmi Ditolak Pengadilan

Sejak awal, Shakira konsisten menegaskan bahwa dirinya baru menetap secara permanen di Barcelona pada akhir 2014.

Dia baru memindahkan domisili pajaknya dari Bahama ke Spanyol pada 2015.

Sengketa 2011 ini hanya satu dari serangkaian perselisihan hukum panjang antara sang artis dan badan pajak Spanyol.

Otoritas setempat juga sempat menuduh Shakira tinggal di Spanyol lebih dari 183 hari sepanjang 2012 hingga 2014.

Mereka juga mempermasalahkan dugaan sengketa terpisah pada 2018 terkait pelaporan pajaknya.

Pada 2023, Shakira menyetujui kesepakatan damai terpisah dengan jaksa penuntut demi menghindari persidangan dalam kasus penipuan pajak yang lebih luas.

Dalam mengusut kasus ini, kantor pajak Spanyol bahkan menelusuri unggahan media sosial sang diva untuk mengumpulkan bukti keberadaannya di Spanyol.

Tim hukum mereka memanggil puluhan saksi, termasuk penata rambut hingga tetangga, demi memperkuat tuduhan.

Menanggapi investigasi intensif, Shakira sempat menyamakan pemeriksaan kantor pajak tersebut seperti "sidang Inkuisisi".

Dalam surat pada 2024 yang diterbitkan harian El Mundo, ia mengkritik pihak berwenang yang lebih fokus untuk "membakarnya di depan umum" daripada mendengarkan argumennya.

Shakira sempat menyamakan pemeriksaan kantor pajak tersebut seperti "sidang Inkuisisi."

>>> Ilmuwan Klaim Pemerintah AS Amankan Empat Jenis Alien dari UFO Jatuh

Dalam surat pada 2024 yang diterbitkan oleh harian Spanyol El Mundo, ia melayangkan kritik tajam dengan menyebut bahwa pihak berwenang saat itu jauh lebih fokus untuk "membakarnya di depan umum" daripada mendengarkan argumen dan pembelaan yang ia sampaikan.