Kasus dugaan penyekapan lansia di Surabaya menghebohkan publik setelah seorang perempuan bernama Lisa Andriana diduga menahan ayah pacarnya sendiri selama berbulan-bulan di sebuah apartemen.

Korban diketahui bernama Kusnadi Chandra, pria berusia 80 tahun asal Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya.

Selama korban menghilang, keluarga sempat mendapat penjelasan bahwa Kusnadi sedang bepergian menikmati masa tua dengan berkeliling Indonesia.

Korban Dicari Keluarga Setelah Lama Tidak Pulang

Kecurigaan keluarga mulai muncul ketika Kusnadi tidak kembali ke rumah dalam waktu yang cukup lama.

Agus Pranoto, anak korban yang juga merupakan pacar Lisa, sempat mempertanyakan keberadaan ayahnya kepada perempuan tersebut.

Namun untuk menutupi dugaan perbuatannya, Lisa disebut memberikan alasan bahwa Kusnadi sedang jalan-jalan menikmati hari tua.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan, Lisa mengatakan korban sedang bepergian keliling Indonesia.

Keluarga awalnya mempercayai penjelasan tersebut. Namun rasa curiga muncul karena Kusnadi tidak kunjung pulang hingga hampir satu tahun.

Lisa Mendadak Hilang dan Ganti Nomor Telepon

Kecurigaan semakin kuat setelah Lisa tiba-tiba sulit dihubungi dan mengganti nomor telepon sejak Februari 2026.

Keluarga kemudian melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pencarian.

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan keberadaan Kusnadi di salah satu apartemen di Surabaya.

Korban diduga disekap di dalam kamar apartemen selama berbulan-bulan.

Korban Berhasil Dibebaskan Polisi

Pihak kepolisian akhirnya berhasil membebaskan Kusnadi dari lokasi penyekapan.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, Lisa juga berhasil diamankan di Surabaya pada 16 April 2026.

Kasus tersebut kini masih terus didalami aparat kepolisian untuk mengungkap kronologi lengkap dan dugaan tindak pidana lain yang berkaitan.

Dugaan Pengurasan Harta Korban

Selain dugaan penyekapan, Lisa juga diduga menguras harta kekayaan korban selama korban berada dalam penguasaannya.

Informasi tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan yang sedang dikembangkan polisi.

Kasus ini kemudian ramai menjadi perhatian publik karena melibatkan lansia dan berlangsung dalam waktu cukup lama tanpa diketahui keluarga.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif dan aliran aset milik korban selama dugaan penyekapan terjadi.