Nama Rico Leonard Susanto menjadi perhatian publik setelah sebuah insiden di ajang streetball di Surabaya viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu perbincangan luas karena berkaitan dengan dugaan ucapan bernuansa rasis.

Kejadian itu melibatkan Kevon Watt, pemain yang dikenal dengan nama KShowtime, dan langsung mendapat respons dari warganet di berbagai platform.

Insiden Terjadi di Event Streetball

Peristiwa berlangsung dalam acara Park Takeover pada 1 Mei 2026 di Surabaya. Saat itu, KShowtime tengah menjalani pertandingan satu lawan satu di lapangan terbuka.

Pertandingan awalnya berjalan seperti biasa. Namun suasana berubah setelah terdengar ucapan yang dianggap tidak pantas dari lawan bermainnya.

Momen tersebut terekam dan menyebar dengan cepat di media sosial, memicu reaksi dari publik.

Respons Tenang dari KShowtime

Alih-alih terpancing emosi, KShowtime tetap melanjutkan pertandingan dengan fokus. Ia justru menunjukkan performa dominan hingga mengakhiri laga dengan kemenangan telak.

Setelah pertandingan, ia memilih berdialog langsung untuk meminta klarifikasi atas ucapan yang dilontarkan.

Permintaan Maaf Disampaikan di Lapangan

Dalam suasana yang sempat tegang, Rico Leonard Susanto mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menyatakan penyesalan atas ucapannya.

KShowtime kemudian memberikan penjelasan mengenai dampak dari tindakan tersebut, terutama bagi orang lain yang berada di lingkungan berbeda.

Situasi yang awalnya panas berangsur mereda setelah dialog berlangsung.

Momen Perdamaian Jadi Sorotan

Hal yang menarik perhatian terjadi setelah permintaan maaf diterima. KShowtime justru memberikan apresiasi atas keberanian Rico mengakui kesalahan di depan umum.

Ia memberikan sebuah kalung sebagai simbol dukungan agar kejadian tersebut menjadi pelajaran ke depan.

Keduanya kemudian saling berpelukan, disambut tepuk tangan penonton yang hadir di lokasi.