Lansia di Surabaya 7 Bulan Disekap Pacar Anaknya, Uang Rp 2 Miliar dan Emas 1 Kg Raib
Kasus penyekapan terhadap seorang lansia di Surabaya terbongkar setelah polisi menggerebek sebuah apartemen di kawasan Mulyorejo pada pertengahan April 2026. Korban bernama Kusnadi Chandra, 80 tahun, ditemukan berada di dalam kamar yang selama berbulan-bulan dikunci dari luar.
Perempuan berinisial Lisa Andriana, 31 tahun, ditetapkan sebagai tersangka. Ia diketahui merupakan kekasih dari anak korban sendiri dan telah lama mengenal keluarga tersebut.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menjelaskan, hubungan dekat itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya. Penyekapan disebut berlangsung cukup lama, berkisar enam bulan hingga hampir satu tahun.
“Pelaku adalah pacar dari anak korban sendiri yang sudah dikenal baik oleh keluarga,” kata Luthfie, Jumat (8/5).
Pura-pura Ajak Korban Keliling Indonesia
Kepada keluarga korban, tersangka sempat memberi kesan bahwa Kusnadi sedang bepergian ke sejumlah daerah di Indonesia. Padahal, korban berada di dalam apartemen sejak Oktober 2025.
Selama berada di lokasi itu, korban tidak memiliki akses komunikasi. Kamar tempat korban tinggal disebut selalu dikunci dari luar.
Kebutuhan makan korban dikirim menggunakan jasa antar makanan melalui bantuan orang lain yang diarahkan tersangka.
Korban Tak Tahu Dalang Kejahatan
Polisi mengungkap Lisa juga membuat cerita seolah dirinya ikut menjadi korban penculikan. Skenario itu membuat Kusnadi tidak menaruh curiga.
Saat petugas menemukan korban di apartemen tersebut, Kusnadi justru meminta polisi menyelamatkan Lisa karena mengira mereka sama-sama disekap.
“Saat ditemukan, korban justru meminta polisi menyelamatkan tersangka karena mengira mereka sama-sama disekap,” ujar Luthfie.
Tabungan dan Emas Dikuras
Dalam penyelidikan, polisi menemukan tersangka menguasai kartu ATM dan buku tabungan milik korban. Modus yang digunakan dengan alasan membantu menyelesaikan persoalan utang keluarga.
Update Terbaru
Akun Instagram Dukcapil Kemendagri Dibajak, Pemulihan Diupayakan
Rabu / 24-06-2026, 16:54 WIB
FIFA Ungkap Tujuan Hydration Break, Bantah Cari Cuan Tambahan
Rabu / 24-06-2026, 16:54 WIB
Samsung Gelar Buyback Saham Rp 59 Miliar untuk Bonus Karyawan
Rabu / 24-06-2026, 16:54 WIB
Ahli Temukan Kuburan Massal Bawah Laut, Ada 150 Bangkai Kapal
Rabu / 24-06-2026, 16:50 WIB
Sony Luncurkan BRAVIA Theatre Trio dan Soundbar Baru di India
Rabu / 24-06-2026, 16:49 WIB
TECNO Perkenalkan EllaClaw AI Agent dengan Memori Permanen dan 40+ Smart Skills
Rabu / 24-06-2026, 16:49 WIB
Perbandingan OnePlus Nord 6 vs OPPO Reno 15: Mana yang Lebih Unggul?
Rabu / 24-06-2026, 16:49 WIB
Boat Airdopes ProClip Resmi Diluncurkan, Earbuds Open-Ear dengan Baterai 52 Jam
Rabu / 24-06-2026, 16:49 WIB
Poco X8 Pro Yellow Hadir, Warna Ikonik Kembali ke Indonesia
Rabu / 24-06-2026, 16:49 WIB
Lazada PHK 5 Persen Karyawan di Asia Tenggara
Rabu / 24-06-2026, 16:49 WIB
Cara Mendapatkan 10 Dolar dari Game Puzzle Lewat Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026
Rabu / 24-06-2026, 16:44 WIB
Bogor Jadi Asal Pemain Judol Terbanyak RI, Deposit Tembus Rp414 M
Rabu / 24-06-2026, 16:44 WIB
Profil Andy Burnham, Kandidat Kuat Pengganti PM Inggris Keir Starmer
Rabu / 24-06-2026, 16:44 WIB
Kortastipidkor Polri Geledah Bea Cukai Juanda Sidoarjo
Rabu / 24-06-2026, 16:42 WIB






