Seni Menjadi Orang Tua di Era Digital: Tak Membatasi tapi Beradaptasi
Kemajuan dunia digital sering dianggap musuh oleh orang tua karena dianggap mencuri perhatian anak. Namun, teknologi sudah melebur dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pendidikan dan pekerjaan.
Sejak pandemi Covid-19, lembaga pendidikan mulai intens memanfaatkan dunia digital untuk belajar mengajar. Orang tua pun tak bisa lepas dari gawai untuk komunikasi, belanja, hingga bekerja.
>>> Prime Video Rilis Trailer The Chosen in the Wild with Bear Grylls, Tayang 9 Agustus
Pertanyaannya, masih relevankah membatasi anak dalam penggunaan gawai? Atau kini saatnya orang tua beradaptasi?
Saatnya Orang Tua Beradaptasi
Banyak orang tua membatasi screen time anak karena khawatir gawai merusak kehidupan sosial.
Namun, Association Professor di Fakultas Pendidikan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Charyna Ayu, menilai pembatasan tersebut sudah tidak relevan.
"Teknologi itu sebetulnya sekarang sudah benar melekat dan menyatu di setiap lapisan kehidupan anak.
Sudah tidak bisa dipisahkan dari hubungan keluarga sehari-hari, interaksi rumah-sekolah lewat layar," ujar Charyna kepada CNNIndonesia. com.
Ia menggunakan kerangka berpikir ekologi dari Urie Bronfenbrenner.
Teori ini menyebut perkembangan seseorang muncul dari sistem lingkungan yang saling terhubung, mulai dari keluarga hingga masyarakat dan budaya.
Teknologi informasi, internet, dan media sosial masuk dalam tingkatan kronosistem. Contohnya, saat anak harus belajar di rumah dengan gawai akibat pandemi.
Teknologi juga memengaruhi eksosistem, seperti kebijakan kerja dari rumah yang mengubah hubungan orang tua dengan anak. Anak belajar dari orang tua tentang kebiasaan menggunakan gawai.
Charyna menambahkan, banyak penelitian menunjukkan hubungan antara screen time dan well being anak tidak selalu berbanding lurus.
"Dia [teknologi] sudah masuk ke setiap lini, sudah membentuk pola anak itu sendiri, termasuk juga orang tua," ucapnya.
Update Terbaru
Pesta Gol Timnas Indonesia Berkat Aksi Impresif Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 01:22 WIB
Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Nissan Dayz Model Terbaru di Jepang Kini Semakin Aman Berkat Fitur Keselamatan
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB







