Utang PTPP Membengkak ke Rp4,49 Triliun, Laba Konsolidasi Ikut Turun
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mengalami tekanan likuiditas pada semester pertama 2026.
Utang bank jangka pendek perseroan melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi Rp4,49 triliun hingga akhir Juni 2026.
>>> PLN Akui Biaya Produksi Hidrogen Masih Mahal, Baru Tahap Proyek Percontohan
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), utang bank jangka pendek kepada pihak berelasi meningkat dari Rp1,73 triliun pada semester I-2025 menjadi Rp4,49 triliun.
Pinjaman tersebut didominasi fasilitas kredit dari bank-bank BUMN.
Rinciannya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp3,09 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk senilai Rp1,09 triliun, PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebesar Rp206,93 miliar, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp99,06 miliar.
Selain itu, PTPP juga memiliki pinjaman jangka pendek kepada pihak ketiga sebesar Rp652,38 miliar.
Pinjaman itu berasal dari PT Bank ICBC Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Kas Menyusut, Beban Keuangan Naik
Seiring peningkatan utang, posisi kas dan setara kas perseroan mengalami penurunan signifikan.
Per akhir Juni 2026, kas PTPP tercatat Rp1,17 triliun, turun dari Rp2,89 triliun pada akhir 2025.
Lonjakan pinjaman juga berdampak pada meningkatnya beban keuangan perusahaan. Hingga semester I-2026, beban keuangan mencapai Rp1,04 triliun, naik dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp807 miliar.
>>> SMF Catat Laba Bersih Rp391 Miliar di Semester I 2026, Aset Tumbuh 21,79%
Perseroan juga membukukan beban lain sebesar Rp258,94 miliar dan beban pajak final Rp193,56 miliar.
Di sisi operasional, pendapatan PTPP mengalami penurunan menjadi Rp5,95 triliun pada semester I-2026, dibandingkan Rp6,70 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







