Banjir Bandang di Afghanistan Tewaskan 20 Orang
Sekitar 20 orang meninggal dunia setelah banjir bandang akibat monsun menerjang Provinsi Nuristan, Afghanistan timur, pada Senin (20/7).
Badan Manajemen Bencana Nasional Afghanistan (ANDMA) melaporkan lebih dari 80 orang terluka dalam bencana tersebut.
>>> 4 Alasan Tirai Jendela Pesawat Harus Dibuka saat Lepas Landas dan Mendarat
Kantor gubernur setempat menyatakan banjir bandang terjadi pada Senin dan menghancurkan rumah serta pertokoan di Parun, ibu kota provinsi tersebut.
Banjir ini disebabkan monsun, yang juga telah mengakibatkan kerusakan parah di seluruh wilayah dalam beberapa pekan terakhir. Puluhan orang tewas di India dan Nepal karena monsun.
Korban jiwa di Afghanistan dilaporkan terjadi di Parun dan daerah lain di Nuristan, yang berbatasan dengan Pakistan.
Wali Kota Parun dan beberapa pegawai daerah termasuk di antara korban hilang, menurut kantor gubernur.
Operasi pencarian dan penyelamatan saat ini telah diluncurkan untuk menemukan jenazah dan orang hilang.
Ashiqullah Safi, kepala lembaga swadaya masyarakat lokal Shpoul, mengatakan kepada AFP bahwa sejumlah hotel dan puluhan toko hancur imbas banjir bandang.
>>> Jadwal Timnas Indonesia di SEA V Cup 2026 Leg 2: Kamboja di Depan Mata
Warga berusaha mencari korban dan lainnya di antara puing-puing tanpa peralatan memadai. Banjir ini telah mengakibatkan batuan besar berserakan di seluruh kota.
Afghanistan, seperti negara tetangganya Pakistan dan India, sangat rentan terhadap peristiwa cuaca ekstrem, khususnya banjir bandang.
Monsun tahun ini telah memicu kekacauan di seluruh Asia Selatan sejak Juni, dengan banjir dan tanah longsor melanda berbagai negara.
Pada Senin, sedikitnya 25 orang tewas di India utara dan timur laut imbas banjir dan tanah longsor.
Di Nepal, banjir, tanah longsor, dan petir telah menewaskan 27 orang, satu orang hilang, dan 69 orang terluka sejak pertengahan Juni.
Kepala badan perlindungan lingkungan Afghanistan, Mawlawi Matiul Haq Khalis, mengatakan bahwa fenomena banjir di negaranya kini telah meningkat.
>>> Daftar 6 Negara yang Otomatis Lolos ke Piala Dunia 2030
Ia memperingatkan bahwa masalah lingkungan telah 'berkontribusi pada krisis kemanusiaan'.
Update Terbaru
Pesta Gol Timnas Indonesia Berkat Aksi Impresif Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 01:22 WIB
Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Nissan Dayz Model Terbaru di Jepang Kini Semakin Aman Berkat Fitur Keselamatan
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB







