Citi Luncurkan Tokenized Depositary Receipts untuk Akses Investasi Perusahaan Tertutup
Citi meluncurkan Digital Depositary Receipts untuk saham perusahaan tertutup, sebuah inovasi yang diklaim sebagai yang pertama di industri jasa keuangan global.
Melalui solusi ini, Citi bertindak sekaligus sebagai penerbit dan bank kustodian untuk tokenized depositary receipts yang merepresentasikan kepemilikan pada perusahaan tertutup.
>>> China Dikabarkan Ingin Bangun 17 Proyek Pengolahan Bauksit di Indonesia
Peluncuran yang diumumkan pada 11 Juni 2026 ini bertujuan membuka akses lebih luas bagi perusahaan tertutup dan investor global terhadap pasar modal privat.
Pasar modal privat selama ini dinilai kurang likuid dan masih menghadapi berbagai tantangan operasional.
Seiring semakin panjangnya waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk melantai di bursa melalui IPO, banyak perusahaan mencari alternatif pendanaan dan likuiditas di luar pasar publik.
Namun, mekanisme pasar sekunder yang tersedia masih kompleks karena melibatkan banyak perantara dengan struktur biaya yang kurang transparan.
Solusi Berbasis Blockchain yang Efisien
Melalui Digital Depositary Receipts, Citi menawarkan solusi berbasis blockchain yang diklaim lebih efisien, transparan, dan hemat biaya.
Produk ini dibangun di atas kapabilitas bisnis Digital Depositary and Custody milik Citi, sehingga memberikan alternatif berstandar institusional bagi perusahaan maupun investor.
Berbeda dengan skema lain seperti Special Purpose Vehicle yang melibatkan pihak ketiga, model Citi menyederhanakan proses karena perusahaan menjalankan dua fungsi sekaligus sebagai penerbit dan bank kustodian.
Dalam implementasinya, Digital Depositary Receipts memanfaatkan infrastruktur blockchain milik SIX, lembaga penyimpanan dan penyelesaian digital pertama di dunia yang telah teregulasi.
Citi bertugas sebagai bank kustodian di platform tersebut, termasuk menangani penyelesaian transaksi dan penyimpanan tokenized depositary receipts.
Produk ini mulai digunakan dalam transaksi perdana antara Kaleido, platform tokenisasi aset digital yang juga merupakan perusahaan portofolio Citi, dengan sejumlah investor dari lini bisnis Wealth Citi.
Update Terbaru
Pesta Gol Timnas Indonesia Berkat Aksi Impresif Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 01:22 WIB
Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Nissan Dayz Model Terbaru di Jepang Kini Semakin Aman Berkat Fitur Keselamatan
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB







