Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menaruh harapan besar kepada Amerika Serikat untuk membantu mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun dengan Rusia.

Zelensky mengungkapkan telah melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden AS Donald Trump. Ia menyebut percakapan tersebut berlangsung sangat baik dan membahas perkembangan terbaru di medan perang.

>>> Purbaya Seleksi Ketat Usulan Tambahan Belanja K/L Rp984 Triliun

Menurut Zelensky, komitmen Amerika Serikat akan menjadi faktor penentu dalam upaya mengakhiri konflik.

"Ada prospek nyata untuk mengakhiri perang ini dan ketegasan mereka akan memiliki arti yang sangat penting," kata Zelensky, dikutip Minggu (5/7).

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa Kyiv masih memandang Washington sebagai mitra strategis utama menghadapi agresi Rusia. Hal ini terutama di tengah dinamika kebijakan luar negeri pemerintahan Trump.

Zelensky dan Trump sepakat melanjutkan pembahasan mengenai perang Rusia-Ukraina di KTT NATO di Ankara, Turki.

Pertemuan itu diperkirakan menjadi momentum penting bagi para pemimpin aliansi untuk membahas langkah lanjutan menjaga stabilitas keamanan kawasan euro.

>>> Ramalan Zodiak 5 Juli: Capricorn Disarankan Berhemat, Aquarius Hindari Spekulasi

Selain membahas situasi militer, Zelensky menyampaikan apresiasi kepada AS atas dukungan yang diberikan selama perang.

"Saya berterima kasih kepada Amerika Serikat atas bantuannya selama konflik dan kepada hati rakyat mereka yang memikirkan masa depan kami," ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan pada Hari Kemerdekaan AS, Kyiv menerangi Monumen Motherland setinggi 62 meter dengan warna merah, putih, dan biru.

Pemandangan itu menjadi simbol dukungan dan harapan besar dalam hubungan Kyiv-Washington.

Dengan rencana pertemuan lanjutan, perhatian kini tertuju pada langkah konkret yang akan diambil AS.

>>> Oknum Polisi Polres Tegal Ditahan, Dugaan Penyiraman Air Keras terhadap Istri Diusut

Bagi Ukraina, komitmen negara itu dinilai sangat menentukan arah penyelesaian konflik dan membuka peluang perdamaian yang telah lama dinantikan.