Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan klaim kontroversial. Ia menyebut negaranya sebagai pihak yang paling berjasa dalam mengangkat martabat umat manusia.

Pernyataan itu disampaikan dalam pidato perayaan America 250 di Mount Rushmore, South Dakota. Trump menyinggung keberhasilan militer AS dalam sejumlah konflik, termasuk perang melawan Iran.

>>> Ramalan Zodiak 5 Juli: Libra Lagi Beruntung, Scorpio Tepati Janji

"Kita telah menciptakan militer terkuat dan paling berpengaruh. Kita telah memenangkan dua perang dunia," ujarnya, dikutip Minggu (5/7).

Trump juga mengklaim pihaknya berhasil mengakhiri ancaman dari lawan geopolitik, termasuk Venezuela dan Iran.

Ia menambahkan bahwa AS memberi Teheran waktu satu minggu untuk menyelenggarakan pemakaman Mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei tewas akibat serangan yang dilakukan Israel dan Amerika. Setelah memuji militer, Trump menyampaikan klaim lebih luas tentang peran AS bagi dunia.

>>> Studio Trigger Umumkan Proyek Keempat dari Hiroyuki Imaishi dan Kazuki Nakashima

"Tidak ada seorang pun yang pernah memberikan lebih banyak sumbangan untuk amal, mengakhiri lebih banyak kelaparan, menyembuhkan lebih banyak penyakit, atau berbuat lebih banyak untuk mengangkat martabat kemanusiaan daripada orang Amerika," ujar Trump.

Pidato itu berlangsung saat Iran menggelar prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Jutaan warga diperkirakan menghadiri penghormatan terakhir di Grand Mosalla, Teheran.

Pemerintah Iran menutup sejumlah ruas jalan. Berbagai titik di ibu kota dipenuhi spanduk dan gambar Khamenei.

Para pelayat mengenakan pakaian hitam dan melakukan ritual memukul dada dalam tradisi Syiah.

>>> NASCAR Cup Series Kembali ke Chicagoland Speedway Setelah Enam Tahun

Di tengah suasana duka, Trump justru menonjolkan capaian militer AS dan mengklaim negaranya sebagai pihak paling berjasa bagi kemanusiaan global.