>>> Ocasio-Cortez Dukung Abdul El-Sayed di Pemilihan Senat Michigan

Ahli biologi satwa liar Sam Thamman mengatakan jumlah pengunjung meningkat drastis dalam sepekan terakhir, dengan ratusan hingga ribuan orang per hari.

Ia mengutuk praktik mendekati hewan untuk foto pribadi. "Ini perilaku yang sangat buruk," kata Thamman.

Thamman memperingatkan bahwa naluri alami Neil dapat menyebabkan konsekuensi fatal di lingkungan pinggiran kota. Ia merujuk pada kasus walrus Freya yang dieutanasia di belahan bumi utara.

Ia menegaskan bahwa pendekatan manajemen setempat tidak mencakup eutanasia, namun membutuhkan kepatuhan publik. "Kami butuh bantuan masyarakat untuk menghargai Neil tanpa perlu berswafoto dengannya," ujarnya.

Dr. Clive McMahon, ahli anjing laut gajah, menjelaskan bahwa Neil lahir di Tasmania dekat Hobart dan menganggapnya sebagai rumah karena tidak tahu lokasi Pulau Macquarie.

"Dan dia tidak punya peta," tambah McMahon.

Dr. Jane Younger dari Universitas Tasmania memperingatkan bahwa ukuran Neil sudah berbahaya. "Dia bisa dengan mudah membunuh seseorang.

Mulut besar, gigi besar, Anda bisa terluka parah," katanya.

>>> Ohio Laporkan 177 Kasus Parasit Cyclosporiasis di 43 Wilayah

Perdana Menteri Tasmania Jeremy Rockliff mengakui minat besar terhadap Neil, namun meminta warga membiarkan hewan itu menjalani rutinitasnya tanpa gangguan.