Gus Ipul Tekankan Kesiapan Sekolah Rakyat Jelang MPLS: Fase Krusial
"Jadi urutan-urutannya itu MPLS, matrikulasi, nanti terakhir adalah kegiatan belajar mengajar.
>>> 10 Kondimen Terbaik di Dunia Versi Taste Atlas, Bawang Goreng Juara
Tujuan menyiapkan siswa secara fisik, mental, sosial, spiritual, dan akademik serta menyelaraskan kesenjangan kompetensi dengan kurikulum sekolah rakyat.
Ini adalah masa-masa yang krusial. Kita beradaptasi, saling beradaptasi," jelasnya.
Gus Ipul meminta kepala sekolah dan jajarannya menumbuhkan empati kepada siswa dari berbagai latar belakang. Ia menekankan MPLS penting sebagai fondasi kesetaraan, bukan sekadar formalitas pembukaan.
Dalam sesi dialog, para kepala sekolah dan perwakilan dinas sosial aktif menyampaikan kondisi terkini serta potensi kendala jelang MPLS.
Gus Ipul mendengarkan dan akan membahasnya bersama tim Kemensos agar risiko dapat ditangani sebelum MPLS dimulai.
Di akhir pertemuan, Gus Ipul menekankan beberapa pesan.
Pertama, ia berharap kepala sekolah dan dinas sosial menaikkan level dan kelas mental karena sedang mengelola aset besar dan program mulia.
"Kita harus tanggung jawab, harus memperkuat komitmen kita supaya kita imbangi gedung yang dibangun menggunakan uang rakyat dengan fasilitas-fasilitas yang ada di dalamnya, itu kita balas, kita imbangi dengan kerja keras, kerja profesional, kerja yang sungguh-sungguh memrepresentasikan harapan Presiden yang sekaligus juga harapan rakyat," tegasnya.
Ia menegaskan pembukaan MPLS pada 14 Juli menjadi momentum penting bagi puluhan ribu anak untuk memulai masa depan lebih baik.
Koordinasi antara sekolah dan pemerintah daerah harus terus diperkuat, termasuk penyampaian kendala agar segera ditangani.
Gus Ipul berpesan agar seluruh pihak bekerja secara nyata. "Bekerja, bergerak, berdampak.
Sekolah Rakyat adalah wajah nyata negara hadir untuk rakyat," tutupnya.
>>> Wali Kota Bima Lantik Istri, Ipar, dan Sepupu Jadi Pejabat, Pemkot Buka Suara
Pertemuan daring tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Kepala Pusdatin Kesos Joko Widiarto, Direktur Jaminan Sosial Faisal, serta Kepala Pusdiklatbangprof Afrizon Tanjung.
Update Terbaru
Kasasi Ditolak MA, Vonis 12 Tahun Penjara Hakim Djuyamto Inkrah
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Wamendagri Kecam Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
David Nascimento Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Timnas Indonesia Andalkan Pemain Super League di Piala AFF 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Sengketa Subnautica 2 Berakhir, Krafton Setuju Beri Bonus ke Semua Karyawan
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Tekanan Live-Service di Suicide Squad: Kill the Justice League Hampir Buat Developer Hengkang
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Direktur Clair Obscur: Expedition 33 Bela Ketidaksempurnaan Game
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Calon Presiden Prancis Desak Aturan Baru Kepemilikan Digital Setelah Sony Hentikan Disk Fisik
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Northgard Battlegrounds Buka Beta Terbuka di Steam Mulai 9 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Patch Beta Slay the Spire 2 Hadirkan Kartu Multiplayer Baru dan Perbaikan Modding
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Samsung Messages Resmi Dihentikan di AS Mulai 6 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Mengapa Kembang Api Menakutkan Anjing dan Cara Ilmiah Mengatasinya
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Astronom Temukan 'Materi Hilang' Alam Semesta Berkat Semburan Radio Cepat
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Besok, NIKI Tampil di Day 2 Prambanan Jazz 2026
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB






