Niger Berlakukan KUHP Ketat dan Resmi Keluar dari ICC
Selain itu, individu menghadapi hukuman penjara hingga 20 tahun karena mengorganisir, menyaksikan, atau berpartisipasi dalam pernikahan gay, sementara organisasi yang terlibat menghadapi hukuman penjara yang sama dan denda hingga 500 juta franc CFA.
>>> RUPST J Trust Bank Setujui Perubahan Direksi, Fokus Perkuat Tata Kelola
Ilmuwan politik dan aktivis pan-Afrika Larissa Kojoué membantah anggapan bahwa homoseksualitas adalah impor budaya eksternal ke kawasan itu.
"Pemimpin politik menggunakan ini untuk memajukan agenda politik mereka sendiri," kata Kojoué.
Kojoué mengkritik penggunaan nilai-nilai budaya domestik untuk membenarkan pengurangan hak asasi manusia yang bersifat undang-undang.
"Mereka mengklaim 'nilai-nilai Afrika', kedaulatan, dan budaya, sambil dengan senang hati merusak hak asasi manusia bagi orang-orang," ujarnya.
Ia mencatat kurangnya akuntabilitas sistemik terkait kekerasan yang ditujukan pada kelompok minoritas tertentu di seluruh benua.
"Tidak ada budaya yang mendorong kekerasan terhadap orang yang tidak bersalah, atau yang tidak menghukum pelaku kekerasan.
Tapi di benua [Afrika] Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan terhadap orang LGBTQ+ dan lolos begitu saja," kata Kojoué.
Organisasi hak asasi manusia internasional Front Line Defenders mengeluarkan tanggapan resmi yang mengecam langkah legislatif yang diterapkan oleh otoritas Niger.
Organisasi itu menyatakan "sangat prihatin" tentang perkembangan di Niger, dan menyerukan kepada pihak berwenang "untuk mencabut semua ketentuan yang mengkriminalisasi individu berdasarkan orientasi seksual atau identitas gender mereka, serta individu yang mendukung dan membela mereka".
Secara bersamaan, ICC mengonfirmasi telah menerima "instrumen penarikan diri" resmi Niger pada 18 Juni, menyusul deklarasi bersama yang dibuat dengan Mali dan Burkina Faso pada September 2025.
Ketiga negara Sahel yang dipimpin militer sebelumnya mengecam pengadilan tersebut sebagai "instrumen penindasan neo-kolonialis" dan mengumumkan niat untuk membangun mekanisme perdamaian dan keadilan lokal.
>>> Fitur Tersembunyi Pixel Ini Bikin Saya Hapus Aplikasi Audio Pihak Ketiga
Menurut ICC, Niger tetap terikat pada semua kewajiban statuta yang ada hingga penarikan diri resmi berlaku tepat satu tahun setelah tanggal pemberitahuan.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






