Pegadaian Gelar LEXIS 2026 Antisipasi Perubahan Hukum Pidana
PT Pegadaian menyelenggarakan Legal Excellence & Integrity Summit (LEXIS) 2026 di The Gade Tower Jakarta pada 4–5 Juni 2026.
Acara ini bertujuan mengantisipasi perubahan lanskap hukum nasional.
>>> Australia Tekuk Indonesia 1-0 di Semifinal Piala AFF U19
Forum strategis ini digelar untuk memitigasi risiko hukum dan menjaga keberlanjutan bisnis korporasi.
Langkah proaktif ini diambil sebagai respons terhadap pengesahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP.
Pembicara dan Materi
Acara menghadirkan dua pakar hukum nasional, yaitu Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI sekaligus Plt.
Wakil Jaksa Agung RI Asep Nana Mulyana, dan Guru Besar Hukum Acara Pidana Universitas Jenderal Soedirman Hibnu Nugroho.
Keduanya mengupas pasal-pasal krusial dan implikasi hukumnya terhadap operasional perusahaan.
Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian Ismail Ilyas menegaskan bahwa pemahaman terhadap regulasi baru adalah kunci menjaga kepatuhan dan reputasi perusahaan.
>>> Bartomeu Ungkap Barcelona Gagal Dapatkan Vinicius Junior dan Mbappe
"Implementasi KUHP dan KUHAP baru menuntut korporasi bergerak lebih tangkas dalam memetakan potensi risiko," ujarnya.
Melalui LEXIS 2026, Pegadaian berkomitmen meningkatkan legal awareness di seluruh lini organisasi.
Ini bukan sekadar kepatuhan formalitas, melainkan pondasi kokoh untuk melindungi aset perusahaan, memperkuat tata kelola bersih, dan memastikan keberlanjutan bisnis.
Forum ini diikuti oleh Insan Pegadaian Divisi Legal dari seluruh Indonesia, Kepala Divisi di bawah Direktorat Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan, serta Inspektur dan Auditor Satuan Pengawasan Intern (SPI) Kantor Pusat.
Hadir pula Kepala Audit Intern Kantor Wilayah dan para Legal Agent Tahun 2026.
Melalui penguatan kompetensi hukum yang masif, Pegadaian membangun kesiapan matang di seluruh elemen kunci perusahaan dalam mengelola risiko hukum.
>>> Mantan Pembalap F1 Alex Zanardi Meninggal di Usia 59 Tahun
Upaya ini diharapkan memitigasi potensi fraud dan memastikan implementasi Good Corporate Governance (GCG) berjalan optimal di seluruh wilayah kerja Pegadaian.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






