Hukum Kesehatan Republik Ancam 500.000 Warga New York Kehilangan Asuransi
"Itu karena mereka tidak mencari perawatan pencegahan – mereka mencari pengobatan untuk penyakit," kata Rahem Bader.
Penghentian segera ini berasal dari pembubaran "rencana penting" New York, program percontohan Obamacare yang disetujui pada tahun 2023 untuk penduduk yang berpenghasilan hingga 250% dari tingkat kemiskinan federal.
>>> Indonesia Jadi Target Ekspansi SEA Health Summit, Dorong Hilirisasi Inovasi Kesehatan
Menurut New York State of Health, pendanaan federal untuk program tersebut dipotong setengah setelah pengesahan HR 1 pada tahun 2025, yang juga menghilangkan kredit pajak asuransi kesehatan bagi imigran yang sah.
Anggota parlemen negara bagian gagal mengamankan pendanaan negara alternatif pada bulan Juni, sementara Kaiser Family Foundation memproyeksikan hingga 1,1 juta penduduk negara bagian bisa menjadi tidak memiliki asuransi hingga tahun 2034.
"Ini baru puncak gunung es, karena pada bulan Januari semua dampak lain dari HR1 mulai berlaku," kata Dr. Adam Aponte, kepala eksekutif East Harlem Council for Human Services.
East Harlem Council for Human Services mengoperasikan Boriken Neighborhood Health Center, di mana sekitar 200 pasien Dr. Aponte menghadapi kehilangan perlindungan.
"Kepada siapa orang-orang ini berpaling?" kata Dr. Adam Aponte.
Congressional Budget Office mencatat bahwa HR 1 akan menambah $3,4 triliun ke defisit anggaran federal pada tahun 2034 karena berkurangnya pendapatan pajak.
"Sangat tidak mungkin individu-individu ini mampu membeli rencana pasar.
Jadi banyak dari mereka akan terjebak tanpa asuransi, setidaknya untuk beberapa waktu – entah berapa lama," kata Dr. Adam Aponte.
Individu yang kehilangan perlindungan kini harus berbelanja di pasar Obamacare, di mana rata-rata deductible individu telah mencapai rekor tertinggi $3.786 setelah Kongres membiarkan subsidi khusus perusahaan asuransi kesehatan berakhir pada akhir tahun 2025.
>>> Saya Beri Google Maps Timeline Kesempatan Kedua, dan Saya Terpikat
Perusahaan asuransi di New York saat ini meminta kenaikan tarif rata-rata 20,7% dari regulator, dengan UnitedHealthcare of New York meminta kenaikan 52,1%.
Update Terbaru
Terkunci dari Ponsel? Dr.Fone Kini Dukung Lebih Banyak Perangkat
Rabu / 01-07-2026, 20:28 WIB
Gerakan Tanam Pohon: Langkah Nyata Pulihkan Alam dan Kurangi Emisi Karbon
Rabu / 01-07-2026, 20:28 WIB
Aksi Damai Dukung MBG, Gubernur Kalteng Tampung Aspirasi Warga
Rabu / 01-07-2026, 20:25 WIB
Pimpinan Ponpes di Bogor Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati
Rabu / 01-07-2026, 20:25 WIB
AVPN Luncurkan Strategi Baru untuk Mobilisasi Modal bagi Transformasi Sosial dan Lingkungan Asia
Rabu / 01-07-2026, 20:22 WIB
Allpack Surabaya 2026 Digelar 4 Hari, Hadirkan Inovasi Kemasan Lokal dan Global
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Victor Willis, Vokalis Village People, Meninggal di Usia 74
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Water Bombing Belum Berdampak, Api di TPA Jatiwaringin Masih Berkobar
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Kemendag Minta PLN Penuhi Hak Konsumen Terdampak Mati Lampu
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Wamendagri Dorong Optimalisasi Tata Kelola Dana Otsus Papua Lewat 5T
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Malaysia Turunkan Harga BBM Non-Subsidi, RON97 Jadi RM4 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 20:21 WIB
Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
Bupati Kuansing Minta 'Mahar' Land Cruiser Rp2 M untuk Jabatan Sekda
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB
KPK Temukan Land Cruiser yang Diduga Jadi 'Mahar' Jabatan Sekda Kuansing
Rabu / 01-07-2026, 20:20 WIB






