Saya termasuk orang yang kritis terhadap fitur-fitur di aplikasi. Saya sering mempertanyakan kegunaan fitur tersembunyi, termasuk Google Maps Timeline.

Awalnya saya tidak mengerti mengapa fitur ini ada. Saya menganggapnya tidak berguna dan langsung menutup layar tersebut.

>>> Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) dan Penjelasannya

Namun, baru-baru ini saya mengalami situasi di kantor yang mengubah pandangan saya.

Saya harus melakukan beberapa perjalanan dinas ke kota dan atasan saya meminta catatan jarak tempuh yang detail untuk penggantian biaya.

Saya bingung menghitung banyak perhentian selama beberapa hari. Akhirnya saya mencari solusi secara daring.

Ternyata jawabannya sudah ada sejak lama: fitur Google Maps Timeline.

Apa Itu Google Maps Timeline?

Fitur ini sederhana: setiap perjalanan yang Anda lakukan dengan Google Maps aktif akan dicatat dan disimpan secara kronologis.

Cara mengaksesnya mudah. Buka aplikasi Maps, klik foto profil di pojok kanan atas, lalu pilih 'Your Timeline'.

Di layar utama, Anda akan melihat perjalanan terakhir. Klik 'Today' untuk memilih hari tertentu yang memiliki catatan perjalanan.

Ada juga tab 'Insights' yang menampilkan waktu berjalan kaki atau berkendara dalam sebulan. Menarik, tapi tidak terlalu berguna bagi saya.

Tab 'Cities' memisahkan lokasi berdasarkan kota dan mencatat kunjungan terakhir. Agak unik, tapi saya tidak perlu tahu berapa kali saya ke kedai kopi favorit.

>>> Gerindra soal Blusukan Jokowi: Pemilu Masih Lama, Fokus Kawal Program Prabowo

Kegunaan Lain yang Kreatif

Selain untuk pekerjaan, banyak orang menggunakan fitur ini untuk jurnal pribadi. Informasi detail tentang rute dan waktu sangat membantu.

Fitur ini juga berguna untuk mengatur foto. Cocok untuk liburan, misalnya melacak lokasi pengambilan gambar.