Dinkes telah mendirikan empat posko kesehatan di sekitar TPA. Sebanyak 25 tenaga medis disiagakan selama 25 jam untuk melayani warga, termasuk yang mengungsi.

Berdasarkan pemantauan Dinkes, dampak asap paling banyak dirasakan warga di Kecamatan Mauk, Rajeg, dan Sukadiri.

Seluruh puskesmas di Kabupaten Tangerang diminta meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi perubahan arah angin yang berpotensi memperluas sebaran asap.

"Antisipasi terkait nanti arah anginnya ke mana.

Semua Puskesmas sudah kita buat kewaspadaan agar jika terjadi bencana asapnya sampai ke daerah mereka, mereka harus sudah siap siaga dan menyiapkan masker," kata Hendra.

Dinkes juga menambah stok masker di puskesmas di tiga kecamatan terdampak. Hendra mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan segera menjauh dari area asap.

"Jika tidak memungkinkan, usahakan pakai masker," imbaunya.

Status Tanggap Darurat

TPA Jatiwaringin terbakar pada Selasa (30/6) sekitar pukul 11.00 WIB.

Hingga Rabu (1/7) siang, api masih berkobar dengan asap pekat yang membumbung tinggi ke udara dan masuk ke permukiman warga.

>>> Samsung Umumkan Peta Jalan Chip 2nm Generasi Ketiga dan 1.4nm Generasi Kedua

Karena kebakaran belum terkendali selama lebih dari 24 jam, Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan status tanggap darurat. Langkah ini untuk mempercepat penanganan dan koordinasi dengan BNPB.