Dua Heli Water Bombing dan TMC Dikerahkan untuk Padamkan Api TPA Jatiwaringin

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan dua unit helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang.
Kebakaran terjadi sejak Selasa (30/6).
>>> SUPER JUNIOR-83z Rilis Mini Album Perdana Promise 13 Juli, Gelar Tur Fan-Con Asia
Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan dua helikopter jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 direposisi dari Provinsi Jambi.
Satu helikopter memiliki kapasitas angkut air hingga 4.000 liter.
"BNPB saat ini diperbantukan dua unit heli water bombing yang saat ini sudah ada di Bandara Pondok Cabe, dan yang satu lagi sebentar lagi nyampe perjalanan dari Jambi," kata Djohan di Tangerang, Rabu (1/7).
Kedua helikopter akan beroperasi dengan teknik pelepasan bom air tepat di gunungan sampah. Fokus penyiraman pada puncak sampah yang masih mengeluarkan api dan asap.
Air diambil dari danau kecil di sebelah TPA. "Mudah-mudahan ini dalam waktu dekat bisa bergeser ke lokasi untuk penindakan," ujarnya.
>>> Round1 dan ONE PIECE Luncurkan Kolaborasi AS-Jepang Perdana pada 18 Juli
Selain water bombing, penyemprotan air dari sisi bawah TPA dilakukan petugas BPBD, TNI, dan Polri sebagai pendinginan. Djohan menyebut kondisi tumpukan sampah yang labil berisiko bagi personel.
BNPB bersama BMKG juga menyiapkan satu armada pesawat untuk operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna mempercepat pemadaman. "Saya perlu ada awan untuk menyirami garam," kata Djohan.
Kebakaran TPA Jatiwaringin telah meluas hingga sekitar 15 hektare. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasid mengatakan puluhan jiwa terdampak asap kebakaran.
Pemerintah daerah melakukan evakuasi kedaruratan dan meningkatkan status penanggulangan dari siaga menjadi tanggap darurat. Status ini ditetapkan sejak 30 Juni 2026 melalui SK Bupati Tangerang.
>>> Prime Video Rilis Episode Baru 'Eli Manning Presents: The Undercovers' bersama Sabrina Ionescu
"Ini menjadi pertimbangan karena dampak pastinya ada asap. Asap ini terbawa oleh angin dan dekat sekali ke pemukiman," kata Maesyal.
Update Terbaru
Baru Melahirkan, Kim Jin Kyung Diserang Netizen Usai Suami Blunder di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 18:35 WIB
HYTE Rayakan 30 Tahun Persona dengan Aksesori PC Bertema
Rabu / 01-07-2026, 18:35 WIB
Bintang Obsession Bocorkan Film Horor Komedi Terbaru Curry Barker
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
Manga Soara and the House of Monsters Karya Hidenori Yamaji Diadaptasi Jadi Anime TV pada 2027
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
New York Mets Bayar Gaji Tahunan Bobby Bonilla Lagi
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
Polisi Ohio Tangkap Empat Dewasa Setelah Selamatkan 16 Anak dari Rumah Kumuh
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa Timur, Ratusan Ribu Jiwa Terancam
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Cara Cepat Dapatkan Saldo DANA 10K dengan Menonton 1 Episode Drama
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Pengujian One UI 9.0 Meluas ke Ponsel Galaxy Murah
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
Sinopsis Spider-Man: Homecoming di Bioskop Trans TV Hari Ini
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
Dua Lipa Resmikan Perpustakaan Berisi Koleksi Buku Terlarang di Portugal
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
São João da Madeira Uji Coba Pengiriman Obat Pakai Drone
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Perkuat Kepercayaan Publik dan Tingkatkan Integritas
Rabu / 01-07-2026, 18:27 WIB
Learner Tien Hadapi Marton Fucsovics di Wimbledon dengan Keunggulan Peringkat
Rabu / 01-07-2026, 18:25 WIB






