Laporan Etik AS: Trump Kantongi Rp21,5 T dari Bisnis Kripto Keluarga

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membukukan pendapatan sekitar US$1,2 miliar atau sekitar Rp21,5 triliun dari bisnis kripto keluarga pada 2025.
Angka itu tercatat di tahun pertama masa jabatan keduanya.
>>> Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Terbuka Terima Kritik
Informasi tersebut berdasarkan laporan keterbukaan keuangan Trump yang dirilis oleh Kantor Etika Pemerintah AS (OGE) pada Selasa (30/6).
Dokumen setebal 927 halaman itu memuat rincian pendapatan dari berbagai sumber terkait kripto.
Trump menerima hampir US$550 juta atau setara Rp9,87 triliun dari keterkaitannya dengan startup kripto World Liberty Financial (WLF) sepanjang 2025.
WLF didirikan bersama pada September 2024 oleh putra-putra Trump dan putra utusan khusus Timur Tengah Trump, Steve Witkoff.
Dokumen tersebut juga mencatat pendapatan royalti sebesar US$635 juta atau Rp11,39 triliun dari perjanjian lisensi yang terkait dengan mata uang kripto $TRUMP.
Koin itu diluncurkan hanya beberapa jam sebelum pelantikan Trump sebagai presiden pada Januari 2025.
WLF menerbitkan mata uang kripto WLFI.
Penjualan awal token WLFI menghasilkan US$550 juta, namun sejak September 2025 nilainya anjlok dari 46 sen AS menjadi sekitar 6 sen AS per token.
Trump dan ketiga putranya juga memperoleh tambahan 22,5 miliar token WLFI melalui perusahaan perantara bernama DT Marks Defi.
Kepemilikan tersebut saat ini bernilai sekitar US$1,3 miliar atau setara Rp23,3 triliun.
Pada April 2025, WLF meluncurkan stablecoin, yaitu mata uang digital yang nilainya dipatok terhadap dolar AS.
>>> Pasokan Air Falls Lake Tetap, Satu Pengguna Didenda Akibat Pelanggaran Air
Selain dari WLF, Trump juga memperoleh jutaan dolar dari kepemilikan saham di perusahaan publik sektor kripto, termasuk platform bursa aset digital Coinbase.
Update Terbaru
Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Ancam 44 Juta Warga AS Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Bristol NHS Trust Pertimbangkan Satukan Layanan Darurat ke Satu Rumah Sakit
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Polisi Chicago Cari Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Portage Park
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Gelombang Panas Ancam 44 Juta Orang Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Anna Dawson, Pemeran Violet di Keeping Up Appearances, Meninggal di Usia 88
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Pendapatan Turun 5,9%, Sennheiser Tetap Investasi Riset Rp 911 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Driver Ojol Resmi Jadi Pelaku Usaha Mikro per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Casio Luncurkan Lima Jam Tangan Otomatis Edifice EFK-200
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Janet Jackson Beri Tribut untuk Michael Jackson dan Tupac Shakur di BET Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Vario Evo 160 vs Lexi LX 155: Adu Skutik Dek Rata, Mana Lebih Unggul?
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Registrasi SIM Card Wajib Pakai Biometrik Wajah Berlaku, Cek Caranya
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Aplikasi yang Menguras Memori Ponsel Saya, Ternyata Ini Pelakunya
Rabu / 01-07-2026, 17:22 WIB
Meta Terapkan Biaya Berlangganan untuk Fitur Aksesibilitas Ray-Ban Meta
Rabu / 01-07-2026, 17:21 WIB






